warta lentera great work
spot_img

Epy Kusnandar ‘Kang Mus’ Tutup Usia, Wariskan Karakter Ikonik di Panggung Seni

Pernah divonis kanker otak stadium akhir.

WARTALENTERA – Kabar wafatnya aktor senior Epy Kusnandar pada 3 Desember 2025, membawa rasa duka mendalam di jagat hiburan Tanah Air. Bintang yang dikenal luas melalui perannya sebagai Muslihat atau Kang Mus dalam serial “Preman Pensiun” ini menghembuskan napas terakhirnya pukul 14.24 WIB akibat penyumbatan pembuluh darah di batang otak.

Epy Kusnandar meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), Cawang, Jakarta Timur, pada usia 61 tahun. Sebelum wafat, Epy Kusnandar dikenal sebagai sosok pejuang yang gigih melawan sejumlah penyakit serius, terutama yang berkaitan dengan kepalanya.

Putra almarhum, Damar Rizal Marzuki, mengungkapkan bahwa penyumbatan tersebut yang membuat Epy Kusnandar dalam kondisi kritis. Dijelaskan, pada 2011, Epy divonis mengidap kanker otak stadium akhir.

Vonis tersebut sangat mengejutkan, dimana dokter sempat memprediksi bahwa usianya hanya tersisa empat bulan. Namun, berkat kegigihannya dalam menjalani pengobatan alternatif, Epy berhasil melewati masa kritis tersebut dan dinyatakan sembuh dalam beberapa tahun berikutnya. Perjuangan ini menjadi inspirasi banyak orang.

Pada 2018, Epy mengalami gangguan pada saraf mata atau glaucoma. Ini menyebabkan penglihatan mata kirinya semakin kabur dan hampir buta, sehingga mengharuskannya menjalani operasi.

Kemudian, pada 2020 Epy Kusnandar kembali menghadapi cobaan: terserang stroke ringan. Gejala awalnya menyerang tubuh bagian kiri, yang dimulai dari penglihatan mata kirinya yang kembali memburuk. Meskipun tidak langsung lumpuh, serangan ini memaksanya untuk fokus pada terapi dan pemulihan.

Kendati tercatat memiliki riwayat penyakit berat, penyumbatan pembuluh darah di batang otak lah yang menyebabkan kematian Epy. Menurut Damar, sang ayah sempat mengeluhkan pusing atau keliyengan, yang merupakan tanda awal penyumbatan tersebut.

Profil singkat dan jejak karier

Epy Kusnandar lahir di Garut, Jawa Barat, pada 1 Mei 1964. Latar belakang pendidikannya di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dan kiprahnya di Teater Aristokrat menjadi fondasi kualitas aktingnya.

Epy memulai karier profesional di layar kaca pada 1996. Lalu pada 2000 ia bermain di layar lebar dalam film “Petualangan Sherina” dan semakin populer sebagai Dadang di sitcom “Suami-Suami Takut Istri” pada 2007.

Sosok komedi ikonik ini semakin melambung namanya saat menjadi peran utama sebagai Kang Mus dalam serial televisi “Preman Pensiun” (2015–2022). Serial ini menjadikannya salah satu aktor paling dicintai di Indonesia, dengan karakter yang tegas namun bijaksana.

Epy Kusnandar juga dikenang sebagai “Aktor Seribu Wajah” yang mampu memadukan kedalaman teater dengan komedi yang natural. Gaya bicara khas Sunda, karisma yang kuat, serta kemampuannya memainkan peran preman yang memiliki hati nurani, menjadi ciri khas uniknya yang sulit tergantikan.

Kepergiannya meninggalkan warisan abadi di dunia seni peran. Film layar lebar terbaru yang dibintanginya bergenre horor dengan judul “Selepas Tahlil” yang tayang pada Juli 2025.

Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

Keluarga akan memakamkan aktor Epy Kusnandar di TPU Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025). Keputusan keluarga untuk memakamkan Epy Kusnandar di TPU Jeruk Purut diambil oleh sang istri, Karina Ranau.

Padahal Epy Kusnandar sudah memberikan wasiat untuk dimakamkan di Garut, Jawa Barat, berdekatan dengan makam sang ibu. Akan tetapi, menurut Deniar Hendarsah, adik Epy Kusnandar, Karina memintanya untuk memberikan izin memakamkan sang kakak di Jakarta.

“Jadi keputusan ini diambil penuh emosional. Karina tidak mau memakamkan Epy terlalu jauh, keluarga akhirnya menerima,” kata Deniar Hendarsah di rumah duka di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu (3/12/2025).

Deniar kemudian dibantu oleh Boy Idrus, pemain sinetron untuk mencari pemakaman untuk Epy. Boy Idrus yang ditemui di waktu yang sama mengatakan bahwa Epy akan dimakamkan di dekat makam gurunya.

“Nanti akan dimakamkan dekat gurunya dia, memang sangat dekat ya Kang Epy selama ini sama gurunya, jadi makamnya akan ada di Jeruk Purut Bawah,” ucap Boy Idrus.

Boy tidak sulit mencari pemakaman Epy. Semua proses dipermudah, bahkan makam sejak Rabu malam sudah disiapkan.

“Pemakaman nanti menunggu kehadiran keluarga Karina dulu dari Ranau, Sumatera Utara,” ujar Boy Idrus. (inx)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular