WARTALENTERA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bertemu dengan Komisaris Utama Blue Bird, Bayu Priawan Djokosoetono di Kantor Kementerian PKP. Keduanya sepakat untuk mengalokasikan 5.000 unit rumah subsidi bagi pegawai dan mitra pengemudi Blue Bird.
“Saya bertemu dengan Komisaris Utama Blue Bird Bapak Bayu Priawan Djokosoetono didampingi Komisioner BP Tapera guna membahas alokasi rumah untuk karyawan dan pengemudi Blue Bird sebanyak 5.000 rumah subsidi FLPP,” kata Menteri PKP, Maruarar Sirait.
Menteri PKP mengatakan, Kementerian PKP dan BP Tapera akan terus fokus untuk membantu berbagai segmentasi masyarakat berpenghasilan rendah termasuk mereka yang berprofesi sebagai supir taksi Blue Bird untuk bisa memiliki rumah subsidi yang berkualitas.
Adanya rumah subsidi yang layak huni dan berkualitas serta angsuran KPR bersubsidi yang terjangkau diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus semangat kerja para pegawai dan mitra pengemudi Blue Bird.
“Kami juga mengajak BP Tapera untuk menjelaskan berbagai syarat dan mekanismenya. Selain itu juga batas penghasilan masyarakat yang bisa mendapatkan KPR FLPP ini. Kami ingin membantu pegawai dan mitra pengemudi Blue Bird agar memiliki rumah pertama dengan skema KPR FLPP,” terangnya.
Sebagai informasi, Kementerian PKP juga mengapresiasi BP Tapera telah berhasil merealisasikan penyaluran FLPP Kuartal I Tahun 2025 yang mencapai 53.874 unit. Jumlah realisasi FLPP tersebut naik 1.173,92 persen dari pencapaian Kuartal I Tahun 2024 sebesar 4.229 unit rumah.
Pencapaian FLPP itu merupakan yang paling besar sepanjang sejarah Indonesia. Adanya penyaluran KPR FLPP menunjukkan sektor perumahan semakin maju dan cerah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto apalagi jumlah KPR FLPP untuk rumah subsidi terus ditingkatkan dari sebelumnya 220 ribu unit menjadi 350 ribu unit.
“Saya juga siap untuk menyerahkan kunci rumah kepada para mitra pengemudi Blue Bird yang memang memenuhi syarat dan berhak mendapatkan KPR FLPP. Rencananya akan kami laksanakan di Jawa Timur dan Jakarta. Kami juga siap menyosialisasikan manfaat KPR FLPP kepada serikat pekerja Blue Bird,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Komisaris Utama Blue Bird Bayu Priawan Djokosoetono mengaku berterimakasih atas dukungan dan perhatian dari Kementerian PKP yang akan membantu pegawai dan mitra pengemudinya yang masih belum punya rumah dan mengontrak agar bisa memanfaatkan KPR FLPP untuk memiliki rumah.
Dengan adanya KPR FLPP juga sangat bermanfaat dan membantu pelaku usaha yang punya padat karya dan menilai sosialisasi program pemerintah khususnya pembiayaan perumahan bersubsidi ini sangat bagus dan perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Blue Bird siap mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya dari sekitar 70 ribu pegawai dan mitra pengemudi, saat ini estimasi masih ada sebanyak 15 ribu orang belum memiliki rumah,” terangnya. (vit)


