WARTALENTERA – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) merombak jajaran direksi dan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dengan menetapkan Melati Sarnita sebagai Direktur Utama menggantikan Ilhamsyah Mahendra. Perubahan struktur manajemen ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Perusahaan Inalum, Utrich Farzah, saat dihubungi di Jakarta pada Kamis (12/6/2025).
Berikut susunan direksi terbaru PT Inalum:
- Direktur Utama: Melati Sarnita (menggantikan Ilhamsyah Mahendra)
- Direktur Keuangan: Ken Permana
- Direktur Pengembangan Usaha: Arif Haendra (menggantikan Melati Sarnita)
- Direktur Operasi: Ivan Ermisyam
- Direktur Strategic Support and Human Capital: Benny Wiwoho
Sebelumnya, Melati menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha Inalum sejak 16 Juni 2023. Ia menyelesaikan pendidikan Teknik Metalurgi di Universitas Indonesia (1999) dan memperoleh gelar Magister Strategic Management dari Universitas Gadjah Mada (2007).
Melati memiliki pengalaman luas di sektor industri baja, manufaktur, serta energi (minyak dan gas). Ia pernah menjabat sebagai Direktur Komersial PT Krakatau Steel (2020–2023) dan Direktur Komersial PT Perusahaan Gas Negara LNG Indonesia (2017–2019).
Dengan latar belakang tersebut, Melati dinilai memiliki kapasitas strategis untuk memimpin Inalum sebagai perusahaan peleburan dan pengolahan aluminium terbesar di Indonesia.
Selain jajaran direksi, Utrich juga mengumumkan perubahan dalam jajaran dewan komisaris. Dua nama baru yang masuk adalah Kardwiyana Ukar dan Ali Said. Mereka menggantikan Martuani Sormin (komisaris independen) dan Ahmad Erani Yustika (komisaris).
Berikut susunan dewan komisaris terbaru Inalum:
- Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Musa Bangun
- Komisaris Independen: Hari Soebagijo
- Komisaris: Kardwiyana Ukar
- Komisaris: Indra Simarta
- Komisaris: Ali Said
Perombakan ini diharapkan memperkuat kepemimpinan strategis Inalum dan mempercepat transformasi perusahaan di sektor hilirisasi industri aluminium nasional. (kom)


