WARTALENTERA – Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, gugur dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Saat ini Majelis Ahli Iran Tengah mempersiapkan proses pemilihan Pemimpin Tertinggi untuk menggantikan Khamenei.
Hal ini disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani sebagaimana disiarkan televisi nasional Iran, Minggu (1/3/2026).
“Menurut pasal 111 Konstitusi Iran, dalam hal kematian pemimpin tertinggi, Majelis Ahli harus memilih pemimpin tertinggi yang baru secepatnya,” kata Larijani.
“Majelis Ahli akan bersidang hari ini dan prosesnya akan dimulai,” katanya menambahkan.
Pada Sabtu pagi (28/2/2026) waktu setempat, Amerika Serikat dan Zionis Israel melancarkan serangkaian serangan ke Iran, termasuk ibu kota Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban jiwa rakyat sipil.
Iran kemudian melancarkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Pada Minggu, televisi nasional Iran mengkonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei syahid akibat serangan rudal AS-Israel tersebut.
Terkait serangan balasan, Larijani memastikan bahwa Iran tidak berniat menyerang negara-negara tetangga di kawasan Timur Tengah, tetapi Teheran bermaksud hanya menyerang pangkalan militer AS, yang bukan merupakan wilayah negara mereka. (inx)


