WARTALENTERA - Rusia siap melakukan negosiasi serius dengan Ukraina, dan fokus pada permasalahan menghilangkan akar penyebab konflik. Presiden Rusia Vladimir Putin pun tidak mengenyampingkan kemungkinan gencatan senjata.
"Kami siap untuk bernegosiasi serius dengan Ukraina, dengan tujuan menghilangkan akar penyebab konflik, untuk membangun perdamaian jangka panjang dan abadi dalam perspektif sejarah," kata sang presiden kepada wartawan.
Baca juga: Lobi Islamabad, Iran Emoh Temui Utusan Trump
Putin mengatakan bahwa usulan Rusia untuk melanjutkan perundingan dengan Ukraina terbuka.
"Usulan kami, seperti yang mereka katakan, sudah terbuka, keputusannya sekarang ada di tangan otoritas Ukraina dan para pelindungnya, yang tampaknya tidak didasarkan oleh kepentingan rakyat mereka, melainkan ambisi politik pribadi mereka, yang ingin melanjutkan perang dengan Rusia melalui tangan kaum nasionalis Ukraina," kata Putin.
Putin tidak mengesampingkan kemungkinan dicapainya gencatan senjata selama perundingan dengan Ukraina.
Baca juga: Hari Ini Bertemu Putin, Prabowo Bakal Bahas Solusi Ketahanan Energi
"Ada aksi militer, perang sedang berlangsung sekarang. Dan kami mengusulkan untuk melanjutkan negosiasi yang terhenti bukan oleh kami. Apa yang salah dengan itu? Mereka yang benar-benar menginginkan perdamaian tidak bisa tidak mendukungnya," kata Putin.
Rusia menawarkan Ukraina untuk melanjutkan negosiasi yang terhenti bukan oleh Moskow, kata Putin.
Baca juga: Dubes Iran: AS Terpaksa Terima 10 Syarat Damai yang Diajukan Teheran
"Kami tidak pernah menolak untuk terlibat dalam dialog dengan pihak Ukraina. Izinkan saya mengingatkan Anda bahwa bukan kami yang menghentikan negosiasi pada 2022," katanya.
"Dalam hal ini, terlepas dari segala hal, kami mengusulkan agar otoritas Kiev melanjutkan negosiasi yang telah mereka hentikan pada akhir 2022," imbuh Putin. (inx)
Editor : Inge Mangkoe