WARTALENTERA - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan ke Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Minggu (6/7/2025), guna menemui keluarga korban dari peristiwa kapal tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.
Wapres Gibran menemui para keluarga yang masih menanti kabar dari anggota keluarga mereka yang belum ditemukan. Mereka menunggu di ruang tunggu Pelabuhan Ketapang, sementara proses pencarian korban terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Baca juga: Korban Longsor Cisarua, Basarnas: Sekitar 61 Korban Masih Tertimbun
Kedatangan Gibran ke Banyuwangi diawali di ruang lobi PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Gibran Dapat Penjelasan Langsung dari Basarnas
Di lokasi tersebut, Gibran mendengarkan pemaparan dari Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama Ribut Eko Suyanto, mengenai proses pencarian korban sejak awal kejadian hingga rencana operasi hari keempat.
Baca juga: Setelah 10 Hari Pencarian, Jenazah Pelatih Valencia FC Ditemukan
Wapres juga meninjau langsung Posko Operasi SAR dan monitoring room ASDP, yang menjadi pusat koordinasi seluruh tim penyelamat dan relawan SAR gabungan.
Data Korban: 30 Selamat, 6 Meninggal, 29 Masih Dicari
Berdasarkan data terbaru dari Posko SAR, hingga saat ini telah ditemukan 30 orang selamat, 6 orang meninggal dunia, dan 29 orang lainnya masih dalam pencarian.
Baca juga: Upaya Penanganan Bencana Sumatera, Basarnas Tambah Personel SAR
Sebagai informasi, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7) pukul 23.35 WIB. Kapal tersebut membawa total 65 orang, terdiri dari 53 penumpang, 12 ABK/kru, serta 22 unit kendaraan. (kom)
Editor : Yudha