Direspons Istana, Heboh Fenomena Bendera One Piece Bersanding dengan Merah Putih

Reporter : Sicillia Tan
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi. (Istimewa)

WARTALENTERA-Direspons istana, heboh fenomena bendera One Piece yang disandingkan dengan bendera merah putih. Heboh di sosial media terkait pemasangan bendera One Piece jelang 17 Agustus.

Merespons hal ini, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi menegaskan, bahwa bendera Merah Putih tidak boleh diganti dengan One Piece. Hasan menjelaskan, bahwa masyarakat memiliki hak untuk suka atau tidak dengan keputusan pemerintah.

Baca juga: Dibentuk lewat Perpres, Kementerian Haji dan Umrah Bukan Berdasar Amanat UUD 1945

Namun, sebagai warga di negara hukum ada aturan yang harus ditaati. "Mau suka atau tidak suka dengan pemerintah itu hak, keduanya pilihan yang sah di republik ini," ungkapnya usai meninjau cek kesehatan gratis di SMAN 6 Tangerang Selatan, Senin (4/8/2025).

"Tapi bendera Merah Putih itu bukan pilihan, dia keniscayaan. Bendera merah putih tidak boleh diganti dengan yang lain," tutur dia. Sebelumnya, Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai menjelaskan bahwa negara bisa melarang pengibaran bendera One Piece pada momen Hari Peringatan Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2025.

Baca juga: Mendikdasmen Ajak Persatuan dan Gotong Royong di Upacara HUT ke-80 RI

Bahkan Pigai menyebut jika pengibaran bendera One Piece itu bisa dinilai perbuatan makar. Meski dia juga menjelaskan bahwa larangan tersebut tidak bisa diartikan sebagai upaya membatasi kebebasan berekspresi warga. (sic)

Baca juga: Upacara HUT RI di Istana Merdeka Hadirkan SBY dan Jokowi, Megawati Berhalangan

Editor : Sicillia Tan

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru