Bupati Pati Sudewo Jelaskan Pertemuannya dengan Ahmad Husein

wartalentera.com
Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo (kanan) saat memberikan keterangan setelah memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Dok. Antara)

WARTALENTERA – Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo, merespons pertemuannya dengan Ahmad Husein, salah satu penggagas aksi unjuk rasa yang menuntut dirinya mundur dari jabatan.

“Dialog membangun Pati yang baik,” ujar Sudewo usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Baca juga: KPK Menahan Dua Tersangka Baru Kasus Kuota Haji

Ia diperiksa selama hampir tujuh jam, sejak tiba pukul 09.43 WIB hingga keluar pukul 16.29 WIB. Saat ditanya apakah ada pemberian sesuatu kepada Ahmad Husein, Sudewo menegaskan dirinya tidak memberikan apa pun. “Enggak. Enggak ada. Enggak kasih apa-apa,” ujarnya.

Bupati Pati itu juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas saat menggelar aksi unjuk rasa ke depan. Ia menegaskan akan merangkul seluruh warga demi menjaga keamanan daerah. “Semua akan kami rangkul untuk Kabupaten Pati kondusif dan aman,” katanya.

Baca juga: Kembali Dipanggil Jadi Saksi, Dicecar Soal Pembagian Kuota Haji Tambahan

Sebelumnya, pada 13 Agustus 2025, ribuan warga Pati menggelar aksi besar-besaran menuntut Sudewo mundur setelah muncul kebijakan menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Sementara itu, kedatangan Sudewo ke KPK hari ini merupakan untuk memenuhi panggilan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Kasus tersebut terkait proyek pembangunan jalur ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso, yang dikaitkan dengan Sudewo saat dirinya masih menjabat anggota DPR RI periode 2019–2024. (kom)

Baca juga: Kurang Kesadaran, 96 Ribu Pejabat Negara Belum Lapor LHKPN

Editor : Yudha

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru