Rupiah Melemah, Buntut Keraguan The Fed Pangkas Suku Bunga

wartalentera.com
Ilustrasi menghitung uang Rupiah. (Dok Warta Lentera)

WARTALENTERA - Rupiah melemah pada perdagangan hari ini Kamis (13/11/2025). Nilai tukar rupiah melemah sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.724 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.717 per dolar AS.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan kurs rupiah dipicu keraguan atas rencana Federal Reserve (The Fed) untuk memangkas suku bunga lebih lanjut.

Baca juga: Dolar AS Tembus Rp17.600 Lebih, Menkeu Didesak Segera Keluarkan Solusi Konkret

“Nick Timiraos dari The Wall Street Journal mengatakan terdapat perpecahan yang semakin besar di antara para pembuat kebijakan Federal Reserve mengenai apakah akan memangkas suku bunga pada bulan Desember,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Perbedaan pendapat di internal The Fed juga semakin menguat seiring penundaan sejumlah rilis data ekonomi AS untuk September dan Oktober 2025.

Baca juga: Rupiah Diproyeksi Melemah Jelang Rilis Data Inflasi Amerika Serikat

Sentimen lainnya berasal dari sikap pasar yang mencermati pemeriksaan Mahkamah Agung (MA) AS atas tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump. Meski putusan tampaknya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat. Mengutip Anadolu, Trump mengatakan bahwa pendapatan tarif dan investasi yang harus dibayar kembali oleh pemerintah bisa mencapai lebih dari 2 triliun dolar AS apabila MA memutuskan bahwa kebijakan tarif ilegal.

Pekan lalu, MA AS mendengarkan argumen dalam sebuah kasus yang mempertimbangkan apakah tarif Trump melampaui kewenangan presiden berdasarkan International Emergency Economic Powers Act (IEEPA). (vit)

Baca juga: Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tembus 5 Persen

Editor : Novita Amelilawaty

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru