1.300 Atlet Berlaga di Kejuaraan Internasional Sepatu Roda

wartalentera.com
Atlet sepatu roda (rollerskate) tengah menunggu giliran untuk bertanding di kategori Beginner K1 Putra, Jakarta Open International Rollerskate Speed Championship 2025. (Foto : Vita Kartono/Warta Lentera)

WARTALENTERA - Jakarta Open International Rollerskate Speed Championship 2025 berakhir hari ini, Minggu (16/11/2025). Ajang tahunan olahraga rollerskate speed itu diikuti oleh 1.300 atlet mulai usia 5 tahun hingga remaja.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, didampingi Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Fredy Setiawan, sebelumnya telah membuka Jakarta Open International Rollerskate Speed Championship 2025 di Jakarta International Roller Track Arena (JIRTA), GOR Sunter, Jumat (14/11/2025) lalu.

Baca juga: Peselancar Longboard Dhea Natasya Torehkan Sejarah, Bawa Pulang Prestasi dari Jepang

Kejuaraan yang digelar selama tiga hari berturut-turut itu diikuti 1.300 atlet dari berbagai usia, termasuk peserta internasional. Acara yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta bersama PORSEROSI DKI Jakarta itu mendapat antusias tinggi dari para atlet.

Arena JIRTA juga menunjukkan kesiapan Jakarta menjadi tuan rumah event olahraga kelas dunia. Sebuah arena berstandar internasional yang kembali menjadi sorotan karena fasilitasnya yang dinilai mampu mendukung event berkelas dunia. Dengan lintasan moderen dan kapasitas yang memadai, arena JIRTA diyakini dapat menjadi pusat pengembangan olahraga sepatu roda Indonesia dalam jangka panjang.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai bahwa keberhasilan menggelar event itu akan memperkuat citra ibu kota sebagai destinasi yang siap menyelenggarakan berbagai ajang olahraga ekstrem dan kompetitif. Jakarta disebut terus berbenah untuk menyediakan fasilitas publik yang ramah bagi atlet dan penggemar olahraga urban.

Baca juga: Resmi Beroperasi Hari Ini, Rute Baru Transjabodetabek Blok M-Soetta

Gubernur Pramono menyampaikan komitmen memperkuat ekosistem olahraga di Jakarta. “Semoga ajang ini melahirkan atlet berprestasi. Sepatu roda punya potensi besar menyumbang medali bagi Jakarta,” katanya.

Dia juga mendorong pengembangan sport tourism, termasuk rencana menggelar event skateboard di kawasan Sudirman–Thamrin seperti di kota-kota internasional. Pramono menambahkan bahwa sepatu roda bukan hanya soal kecepatan, tetapi membentuk karakter disiplin, keberanian, serta sportivitas.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap kejuaraan ini berjalan lancar, aman, dan memberi pengalaman berkesan bagi seluruh peserta serta masyarakat," tuturnya.

Baca juga: Sepanjang 2025, Pemprov DKI Anggarkan Rp14,9 Miliar untuk Putihkan Ribuan Ijazah

Atlet berasal dari klub-klub rollerskate termasuk sekolah-sekolah negeri dan swasta. Seperti SD Islam Al Azhar 61 Summarecon Serpong membawa 18 siswanya untuk kategori Beginner K1, K2, dan K3 baik putra dan putri, jarak 100M dan 200M. (vit)

Editor : Novita Amelilawaty

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru