WARTALENTERA-Awan panas Semeru meluncur ke pemukiman, tiga warga jadi korban. Tercatat, hingga saat ini korban paparan awan panas bertambah menjadi tiga orang. Di antara korban paparan awan panas itu diketahui menderita luka bakar serius.
Akibatnya, pemerintah Kabupaten Lumajang menerapkan status tanggap darurat bencana hingga tujuh hari kedepan, mulai Kamis (20/11/2025) hari ini. Hal itu sebagai langkah percepat penanganan pemulihan pasca bencana.
Baca juga: Lontarkan Awan Panas Sejauh Enam Kilometer, Semeru Kembali Erupsi
Tim SAR gabungan dari Basarnas dan BPBD lumajang kembali melakukan evakuasi terhadap korban erupsi gunung semeru di Dusun Sumbersari, Sesa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo pada Kamis pagi tadi. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit umum untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca juga: BNPB Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana di Sitaro, 16 Orang Meninggal Dunia
Bupati Lumajang Indah Amperawati secara resmi menetapkan masa tanggap darurat erupsi selama tujuh hari kedepan, untuk melakukan penanganan dan pemulihan akibat dampak dari erupsi ini. Sementara itu, hingga kini sejumlah warga di dua kecamatan, Candipuro dan Pronojiwo masih melakukan pengungsian di sejumlah titik aman, seperti di kantor desa, kantor kecamatan hingga sejumlah lembaga sekolah. (sic)
Baca juga: Pasca Erupsi Semeru, Segera Normalisasi Alur Sungai Hulu - Hilir
Editor : Sicillia Tan