SURABAYA, wartalentera.com – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menghadirkan peluang kerja bagi masyarakat sekitar melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Lamong Cukur. Program ini menggabungkan pelatihan keterampilan barbershop dengan pengalaman magang hingga penyerapan peserta menjadi tenaga barber.
Program tersebut menyasar masyarakat Ring 1 atau warga di sekitar wilayah operasional TTL. Selain membuka kesempatan kerja, Lamong Cukur menyediakan layanan cukur bagi pengguna jasa dan pengemudi truk yang beraktivitas di lingkungan terminal.
Baca juga: Makin Banyak Pengangguran, Tercatat 79.302 Orang Kena PHK
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, mengatakan program pemberdayaan masyarakat perlu diarahkan pada hasil nyata yang memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Yang paling penting adalah bagaimana keterampilan yang diberikan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkarya, bekerja, maupun berwirausaha secara mandiri. Kami ingin program TJSL tidak berhenti pada pelatihan, tetapi benar-benar mampu menciptakan peluang ekonomi,” ujar David.
Pelatihan Dilanjutkan dengan Magang
Lamong Cukur dirancang melalui tahapan pelatihan dan praktik kerja agar peserta memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri jasa.
Rangkaian program dimulai dengan pelatihan pada 10–12 Agustus 2026. Peserta mendapatkan pembekalan teknik mencukur, mulai dari keterampilan dasar hingga standar pelayanan barbershop.
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mengikuti magang sepanjang September 2026 di barbershop profesional. Melalui tahapan ini, mereka memperoleh pengalaman langsung dalam mengasah kemampuan teknis, melayani pelanggan, menerapkan kedisiplinan, serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Dari rangkaian tersebut, peserta yang berasal dari masyarakat Ring 1 berhasil terserap sebagai barber di Lamong Cukur. Capaian ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga diarahkan pada pembukaan kesempatan kerja.
Layanan Cukur Manfaatkan Waktu Tunggu di Terminal
Selain memberikan dampak ekonomi bagi peserta, Lamong Cukur menghadirkan manfaat langsung bagi pengguna jasa Terminal Teluk Lamong.
Pengemudi truk dan pengguna jasa yang menunggu proses pelayanan atau beristirahat di kawasan terminal dapat memanfaatkan layanan cukur. Dengan demikian, waktu tunggu dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi tanpa harus meninggalkan kawasan terminal.
Baca juga: PT Abadi Ogan Cemerlang Gelar Baksos, Permudah Warga 7 Desa Cek Kesehatan
Konsep ini menjadi salah satu upaya TTL menggabungkan pemberdayaan masyarakat dengan peningkatan kenyamanan pengguna jasa.
David mengatakan, Lamong Cukur merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan program TJSL yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi ekosistem terminal.
Menurutnya, TTL akan terus memetakan potensi dan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional agar program pemberdayaan yang dikembangkan tepat sasaran.
“Ke depan, kami akan terus memetakan potensi dan kebutuhan masyarakat sekitar. Jika program ini berkembang dengan baik dan kebutuhannya memang ada, Lamong Cukur dapat dikembangkan ke lokasi berikutnya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat,” tambahnya.
Pemkot Asemrowo Apresiasi Pemberdayaan Masyarakat
Camat Asemrowo, Zul Chaidir, mengapresiasi inisiatif TTL dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar.
Baca juga: PCO Sebut Paket Ekonomi 8+4+5 Siap Serap Tenaga Kerja dan Dongkrak Daya Beli
Ia menilai kontribusi perusahaan melalui penciptaan kesempatan kerja, peningkatan keterampilan, dan berbagai kegiatan pemberdayaan perlu terus diperkuat melalui kerja sama antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Terminal Teluk Lamong yang selama ini telah memberikan berbagai kontribusi kepada masyarakat, baik melalui penciptaan kesempatan kerja, peningkatan keterampilan, maupun program-program pemberdayaan lainnya. Kami berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat ini dapat terus berkelanjutan,” ujar Zul Chaidir.
Program Lamong Cukur juga sejalan dengan semangat Danantara dalam mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas melalui peningkatan kompetensi dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui program ini, PT Terminal Teluk Lamong berupaya memperkuat kontribusi sosial dan ekonomi di sekitar wilayah operasionalnya, sekaligus menghadirkan layanan tambahan yang bermanfaat bagi pengguna jasa terminal.
Editor : Vita Kartono