warta lentera great work
spot_img

Awas! Serangan Jantung Bisa Terjadi saat Tidur

Kenali gejala dan cara mencegahnya.

WARTALENTERA – Serangan jantung bisa terjadi kapan saja, termasuk ketika seseorang sedang tidur. Tentu saja hal ini cukup mengkhawatirkan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung.

Saat tidur, tubuh memang tampak istirahat. Akan tetapi, organ tubuh, termasuk jantung, tetap bekerja.

Normalnya, tekanan darah dan detak jantung melambat saat tidur. Sayangnya, kondisi tertentu justru bisa bikin jantung bekerja lebih keras dari biasanya.

“Masalah seperti penyumbatan arteri, tekanan darah tinggi, atau gangguan irama jantung bisa meningkatkan risiko serangan jantung saat tidur,” ungkap dr Amit Handa, konsultan kardiologi di Kailash Hospital, Noida, dikutip Minggu (14/6/2025).

Gangguan tidur seperti sleep apnea juga ikut berperan. Gangguan ini membuat napas seseorang terhenti sementara saat tidur, dan bisa menambah beban pada jantung. Jika dibiarkan, risiko serangan jantung pun meningkat.

“Serangan jantung saat tidur bukanlah hal langka. Ini bisa dipicu kondisi medis yang mendasarinya, gaya hidup tak sehat, atau masalah jantung yang belum terdiagnosis,” jelas dr Handa.

Gejala yang perlu diwaspadai

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhambat, biasanya karena penumpukan plak yang terdiri dari lemak dan kolesterol di arteri koroner.

Hal yang menjadi masalah, gejala serangan jantung saat tidur sering kali tidak disadari. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tandanya sedini mungkin. Berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai:

  • Keringat dingin tanpa sebab jelas.
  • Berkeringat deras saat tidur bisa jadi alarm tubuh saat aliran darah ke jantung terganggu.
  • Nyeri atau tekanan di dada.
  • Rasa berat, ditekan, atau nyeri di dada yang menetap bahkan saat berbaring bisa menjadi gejala serangan jantung.
  • Sesak napas.
  • Tiba-tiba terbangun karena sulit bernapas bisa jadi pertanda jantung mengalami tekanan.
  • Kelelahan ekstrem

Perasaan tidak nyaman yang muncul tiba-tiba di malam hari juga patut diwaspadai, apalagi jika disertai gejala lain.

“Kalau mengalami gejala-gejala seperti ini, jangan ditunda. Segera cari bantuan medis untuk mencegah kerusakan yang lebih parah,” tegas dr Handa.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan pola berulang dari gejala-gejala tersebut. Jika muncul lebih dari sekali atau dalam kombinasi, sebaiknya langsung konsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Tips mencegah serangan jantung saat tidur

1. Terapkan teknik relaksasi

Beberapa metode yang bermanfaat untuk orang termasuk pernapasan dalam, yoga, peregangan lembut, dan meditasi perhatian.

2. Terlibat dalam aktivitas fisik secara teratur

Olahraga secara teratur membantu orang tidur lebih nyenyak pada malam hari. Namun sebaiknya olahraga tidak dilakukan sesaat sebelum tidur.

3. Tetapkan jadwal tidur teratur

Salah satu pendekatan paling efektif untuk mendorong tidur nyenyak adalah menjaga waktu tidur dan bangun yang sama setiap hari.

4. Mendiagnosis gangguan tidur

Orang yang mengalami masalah tidur khas seperti apnea tidur obstruktif atau insomnia jauh lebih mungkin mengalami aritmia jantung, penumpukan plak, gagal jantung, dan penyakit arteri koroner dibandingkan populasi umum. Mendiagnosis gangguan dan mengelola gangguan sangat penting untuk meningkatkan kualitas tidur.

5. Dapatkan sinar matahari yang cukup

Sinar matahari menyebabkan tubuh membuat melatonin, hormon alami yang membantu menjaga siklus tidur-bangun Anda tetap teratur. Seseorang harus menghindari “cahaya buatan” yang berasal dari gawai, terutama pada jam-jam sebelum tidur.

6. Minimalisasi stimulan yang mengganggu tidur

Alkohol, makanan tinggi lemak atau gula, dan kafein harus dicegah pada malam hari karena dapat mengganggu tidur. Penggunaan perangkat elektronik secara berlebihan juga dapat mengganggu tidur.

7. Mengelola kecemasan dan stres

Stres dapat membuat Anda sulit tidur. Individu akan memiliki kemampuan untuk tidur lebih nyenyak ketika mereka produktif dan optimis.

8. Ciptakan ruang tidur yang nyaman

Pastikan ruangan gelap dan tenang, memiliki suhu yang nyaman, dan memenuhi tuntutan suhu dan kenyamanan. (inx)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular