WARTALENTERA – Sebagai upaya penanganan dampak bencana Sumatera, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memberangkatkan personel SAR tambahan. Personel tambahan meliputi 43 potensi SAR dan 21 petugas penyelamat dari Kantor SAR Jakarta, Bandung, dan Banten.
Menurut Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, penambahan jumlah personel bertujuan untuk mengatasi kondisi kelelahan yang dialami oleh tim setelah beroperasi selama tujuh hari.
“Ya memang ini sudah masuk ke hari ke-8, sehingga untuk pergantian ini juga memang sangat dibutuhkan karena tingkat kelelahan ini juga harus kita perhatikan,” Edy Prakoso di Dermaga Inggom, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Edy menjelaskan, rotasi personel penting untuk dilakukan demi memastikan kesehatan dan keselamatan tim yang bersiaga di lokasi bencana Sumatera.
“Bagaimana kita bisa menyelamatkan kalau kita sendiri dalam kondisi yang tidak fit. Sehingga ini yang harus kita atur,” ujarnya.
Personel tersebut menjadi amunisi tambahan bagi lebih dari 6.000 personel SAR telah dikerahkan untuk mendukung operasi tanggap darurat bencana Sumatera, yakni di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Seperti diketahui, ketiga provinsi ini menghadapi bencana alam sejak 25 November 2025.
Edy menyebutkan, kehadiran personel tambahan tersebut berguna untuk memberikan bantuan logistik, juga melaksanakan pencarian dan pertolongan ke daerah-daerah yang belum tersentuh.
“Nanti pada saat tim ini sudah di Padang dan Sibolga nanti Kepala Kantor SAR akan membagi area-area mana yang belum tersentuh. Ini yang menjadi prioritas kita,” tuturnya.
Diketahui, personel tambahan tersebut dikirim menggunakan KN SAR Ganesha, yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju ke Padang, Sumatera Barat selama sekitar 33 jam dan kemudian melanjutkan pelayaran menuju ke Sibolga, Sumatera Utara.
Selain mengerahkan kapal, Basarnas mengoperasikan helikopter untuk mendukung upaya penanganan dampak bencana Sumatera.
Satu helikopter akan diterbangkan dari Lampung menuju ke Sibolga dan helikopter yang lain akan diberangkatkan dari Lanud Atang Senjaya, Bogor, Jawa Barat menuju ke Medan. (inx)


