warta lentera great work
spot_img

Cegah Defisit Gas Nasional, Pemerintah Siapkan Langkah Ini

Menteri ESDM: Kami fokus penuhi kebutuhan dalam negeri dahalu.

WARTALENTERA-Pemerintah cegah defisit gas nasional dengan mengalihkan sebagian jatah ekspor gas bumi guna memenuhi kebutuhan domestik. Langkah strategis tersebut diambil guna menjaga ketahanan energi nasional.

Hal itu ditegaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyusul prediksi defisit gas nasional pada 2025 hingga 2035. “Maka sebagian yang jatahnya harus diekspor, kami untuk sementara memenuhi dulu kebutuhan dalam negeri,” ujar Bahlil saat kunjungan kerja di Senipah, Kalimantan Timur, dikutip Kamis (1/5/2025).

Langkah ini diambil demi mencegah kemungkinan impor gas bumi yang dinilai akan membebani negara. Bahlil bersama para pelaku industri migas dan SKK Migas berkomitmen mengutamakan suplai energi nasional.

Jika kondisi mengharuskan impor, Bahlil menegaskan akan mengumumkannya secara terbuka. Tahun 2026 diperkirakan menjadi titik kritis sektor gas bumi nasional.

“2026–2027 saya pikir mulai lifting gas kita, produksi kita mulai naik. 2026 saya pikir tahun ujian,” imbuhnya. Defisit gas disebut akibat perhitungan konsumsi domestik yang sebelumnya tidak akurat.

Sementara itu, sebelumnya, Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko menambahkan, bahwa tren penurunan pasokan terjadi akibat natural declining dari ladang gas eksisting tanpa dukungan penemuan cadangan baru. “Kondisi defisit ini sudah terjadi sejak 2025 dan ini dipengaruhi atau disebabkan utamanya karena penurunan natural,” jelas Arief dalam RDP dengan Komisi XII DPR RI, Senin (28/4/2025) lalu.

Menurut Arief, sejumlah wilayah seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur akan terdampak penurunan pasokan gas secara signifikan, dengan defisit yang sudah mencapai 177 MMscfd dan bisa menyentuh 513 MMscfd pada 2035. Untuk mengatasi situasi ini, pasokan gas dari hasil regasifikasi LNG domestik menjadi opsi penting yang sedang dipertimbangkan. (sic)

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular