WARTALENTERA-Dunia musik country berduka, Brett James tewas dalam kecelakaan pesawat di Franklin, Carolina Utara, Amerika Serikat, Kamis (18/9/2025) waktu setempat. Penyanyi sekaligus penulis lagu yang pernah meraih Grammy Awards 2006 ini mengembuskan napas terakhir pada usia 57 tahun.
Melansir CTV News, Sabtu (20/9/2025), kabar duka ini dikonfirmasi oleh Nashville Songwriters Hall of Fame, tempat James tercatat sebagai anggota sejak 2020. Ia menjadi salah satu dari tiga penumpang pesawat kecil jenis Cirrus SR22T yang jatuh di sebuah lapangan sekitar pukul 15.00 waktu setempat.
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) memastikan tidak ada korban selamat. Catatan penerbangan menunjukkan, bahwa pesawat terdaftar atas nama Brett James Cornelius dan lepas landas dari Bandara John C Tune di Nashville sebelum mengalami kecelakaan fatal tersebut.
Brett James dikenal luas lewat karya-karyanya di dunia musik country. Lagu Jesus, Take the Wheel yang dipopulerkan oleh Carrie Underwood berhasil mengantarkannya meraih Grammy.
Selain itu, ia menulis lagu populer lain, seperti Blessed (Martina McBride), When the Sun Goes Down (Kenny Chesney dan Uncle Kracker), The Truth (Jason Aldean), hingga single debut Scotty McCreery, I Love You This Big. Bahkan, penyanyi pop Taylor Swift juga merekam lagu ciptaannya berjudul A Perfectly Good Heart untuk album debutnya pada 2006.
Kolaborasinya dengan Dierks Bentley dalam lagu I Hold On menjadi salah satu karya yang paling berkesan di kalangan pecinta musik country. Bintang country Dierks Bentley menyampaikan penghormatan terakhir melalui Instagram.
”Beristirahatlah dengan tenang sobat. Lelaki sejati. Sesama penerbang. Salah satu penyanyi-penulis lagu terbaik di kota kami. Legenda,” tulisnya, dikutip Sabtu (20/9/2025).
James juga dikenal sebagai sosok yang selalu mendukung sesama penulis lagu. American Society of Composers, Authors and Publishers (ASCAP) menyebutnya sebagai kolaborator sejati bagi musisi-musisi besar dunia.
Brett James lahir pada 5 Juni 1968 di Columbia, Missouri. Ia meninggalkan seorang istri, Sandra Cornelius, dan empat anak. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia musik country yang telah ia warnai dengan karya-karyanya. (sic)


