x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Erupsi 5 Kali, Gunung Raung Lontarkan Letusan Setinggi 1.000 Meter

Editor :

WARTALENTERA - Pagi ini, Gunung Raung mengalami erupsi sebanyak lima kali dengan dengan letusan setinggi 1.000 meter di atas puncak. Erupsi pertama terjadi pukul 00.55 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.332 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Terpantau kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang bergerak dari gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi, Jawa Timur, ini ke arah selatan, barat daya, dan barat.

"Gunung Raung kembali erupsi pada pukul 02.05 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah tenggara. Saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Raung, Mukijo, dalam laporan tertulis di Jember, Kamis (12/6/2025).

Erupsi ketiga terjadi pukul 03.00 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah tenggara.

Gunung yang memiliki ketinggian 3.332 mdpl itu erupsi kembali pada pukul 04.30 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah tenggara.

"Erupsi kelima terjadi pukul 04.41 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.332 mdpl. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan. Saat laporan dibuat, erupsi masih berlangsung," tuturnya.

Selama beberapa hari terakhir ini, Gunung Raung hampir setiap hari erupsi dengan tinggi letusan yang bervariasi dari 400 meter hingga 1.000 meter di atas puncak yang berdampak turunnya hujan abu tipis di sejumlah kawasan sesuai arah angin.

Gunung Raung berada pada status Level II (Waspada), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan rekomendasi agar masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak mendekati pusat erupsi di kawah puncak dengan radius tiga kilometer dan menuruni kaldera serta bermalam di kawasan kawah. (inx)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.