WARTA LENTERA-Fitur Live Translate atau penterjemah kini hadir di produk televisi Samsung. Teknologi yang diadaptasi dari ponsel dan tablet Samsung lainnya juga akan dihadirkan bertahap di televisi.
Hal itu terungkap dalam peluncuran Samsung Vision AI dalam acara CES 2025 First Look, yang menampilkan kemajuan terbaru dalam teknologi jajaran layar dengan dukungan AI yang dirancang untuk memperkaya kehidupan sehari-hari. Melansir Tech Crunch, Rabu (8/1/2025), fitur Live Translate menawarkan terjemahan langsung kepada pengguna dalam siaran langsung.
Fitur itu bisa menampilkan terjemahan siaran di televisi dalam tujuh pilihan bahasa, tetapi belum dijelaskan pilihan bahasa apa saja yang tersedia. Dalam bentuknya saat ini, Live Translate bekerja dengan menerjemahkan teks tertutup pada siaran alih-alih mendengarkan audio secara langsung.
Samsung juga meluncurkan TV unggulan terbaru QN990F Neo QLED 8K serta pembaruan menarik pada lini TV Lifestyle dan teknologi layar masa depan. Produk tersebut mencerminkan visi Samsung untuk mengubah layar menjadi teman adaptif dan cerdas yang menyederhanakan sekaligus memperkaya kehidupan sehari-hari.
“Samsung tidak lagi melihat TV sebagai perangkat satu arah untuk konsumsi pasif, melainkan sebagai mitra interaktif dan cerdas yang dapat menyesuaikan sesuai kebutuhan penggunanya,” kata SW Yong, President and Head of Visual Display Business Samsung Electronics, dalam siaran persnya, dikutip Rabu (8/1/2025).
Ia menambahkan, melalui teknologi Samsung Vision AI, mereka ingin mendefinisikan ulang fungsi layar, menghubungkan hiburan, personalisasi, dan solusi gaya hidup ke dalam satu pengalaman tanpa batas untuk menyederhanakan hidup.
Fitur Live Translate sebenarnya sudah diperkenalkan sejak awal 2024 sebagai bagian dari peluncuran ponsel Galaxy S24. Saat ini, fitur tersebut memiliki 13 pilihan bahasa berbeda pada ponsel atau dua kali lipat dari yang akan disediakan pada televisi.
Samsung juga menyertakan fitur penghapusan suara dengan subtitle atau takarir audio berbasis kecerdasan artifisial, sebuah fitur yang katanya dapat membantu tunanetra. Menurut Samsung, fitur baru ini akan menganalisis takarir, mengisolasi suara, dan menyesuaikan kecepatan membaca.
Fitur Live Translate dan penghapusan suara dengan takarir audio akan dihadirkan pada produk televisi Samsung yang dirilis tahun ini. Samsung Vision AI juga menawarkan potensi tanpa batas dengan berkolaborasi dengan berbagai mitra AI seperti Microsoft, membuka peluang untuk pengalaman yang lebih cerdas dan personal serta memperluas ekosistem layar berbasis AI.
Perusahaan elektronik asal Korea Selatan itu juga berencana untuk bekerja sama dengan mitra AI terkemuka seperti Google dan lainnya untuk memperluas kemampuan Vision AI di masa depan. (sic)


