WARTELENTERA – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka kembali menyoroti pentingnya hilirisasi produk lokal, kali ini dengan menekankan nilai strategis kemenyan dalam industri parfum kelas dunia. Ia menyebut bahwa kemenyan bukan hanya dikenal lewat praktik mistik, tapi juga menjadi bahan utama parfum mewah seperti Louis Vuitton dan Gucci.
Pernyataan itu disampaikan Gibran dalam acara pembekalan peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan 68. “Kemenyan itu nilainya sebanding dengan nikel, tapi dari dulu kita hanya ekspor dalam bentuk bahan mentah,” tegas Gibran, Selasa (15/7/2025).
Ia mengungkap pengalamannya saat mengunjungi Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, dan melihat langsung potensi besar dari komoditas kemenyan yang selama ini belum dimaksimalkan. Gibran menyayangkan bahwa masyarakat kerap menyepelekan nilai ekonomis kemenyan karena stigma mistis yang melekat padanya.
Menurutnya, banyak masyarakat, termasuk para pengguna produk mewah, tidak menyadari bahwa parfum berkelas seperti Louis Vuitton dan Gucci mengandalkan kemenyan sebagai bahan utama.
“Banyak ibu-ibu pakai parfum mahal seperti LV dan Gucci, padahal bahan bakunya dari kemenyan yang kita jual mentah,” ujarnya dengan nada menyindir.
Untuk itu, Gibran mendorong generasi muda agar lebih aktif melakukan riset dan pengembangan terhadap produk lokal seperti kemenyan agar nilai tambahnya bisa dinikmati oleh bangsa sendiri.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah kini tengah mempersiapkan fasilitas riset dengan teknologi terbaru untuk mendukung hilirisasi kemenyan dan produk lokal lainnya. Bahkan, menurut Gibran, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan pusat riset tersebut dalam waktu dekat. “Program hilirisasi jangan hanya fokus pada tambang, tapi juga mencakup produk unggulan lain seperti kemenyan,” tandasnya. (kom)


