WARTALENTERA – Indonesia masih bertahan di peringkat kedua klasemen SEA Games 2025 dengan perolehan 80 medali emas, 93 perak, dan 103 perunggu. Posisi runner up ini kemungkinan bisa “dikunci” kontingen Indonesia mengingat hanya ada satu perebutan medali pada Sabtu (20/12/2025) dan merupakan penutupan.
Kontingen Indonesia berhasil mengumpulkan medali demi medali dari berbagai cabang olahraga pada. Hal ini membuat Indonesia belum mampu dikejar Vietnam.
Tambahan emas Indonesia datang dari cabang olahraga triathlon, panahan, perahu naga, dan kabaddi. Sukses tim kabaddi Indonesia pada nomor three star memastikan target tercapai.
Medali emas dari kabaddi merupakan yang ke-80 bagi kontingen Indonesia. Capaian tersebut menjadi tonggak karena target yang dipatok pemerintah adalah 80 emas.
Dengan delapan medali emas pada Kamis (18/12/2025), Indonesia masih bertahan di peringkat kedua klasemen SEA Games 2025.
Vietnam berada di peringkat ketiga dengan 73 emas, 72 perak, dan 99 perunggu. Sementara tuan rumah Thailand berada di puncak klasemen dengan 197 emas, 130 perak, dan 93 perunggu.
Selain persaingan Indonesia dan Vietnam yang mengincar peringkat kedua, ada pula persaingan perebutan peringkat keempat yang diperebutkan tiga negara.
Singapura untuk sementara menghuni peringkat keempat dengan 48 emas, unggul dua emas atas Malaysia. Sedangkan Filipina yang sudah mengantongi 41 emas ada di peringkat keenam.
Berikut daftat kKasemen SEA Games 2025 pada Jumat (19/12/2025) pagi:
Thailand (197 emas, 130 perak, 93 perunggu)
Indonesia (80, 93, 103)
Vietnam (73, 72, 99)
Singapura (48, 51, 69)
Malaysia (46, 49, 109)
Filipina (41, 59, 126)
Myanmar (3, 20, 38)
Laos (2, 9, 22)
Brunei Darussalam (1, 3, 4)
Timor Leste (0, 0, 3)


