warta lentera great work
spot_img

Kemlu RI: Jenazah Staf KBRI Lima yang Dibunuh Segera Dipulangkan

WARTALENTERA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan bahwa jenazah Zetro Leonardo Purba, staf KBRI Lima yang meninggal akibat ditembak awal bulan ini, direncanakan dapat segera dipulangkan ke Indonesia.

“Menurut rencana beberapa hari ke depan, diharapkan (jenazah Zetro) sudah dapat dipulangkan ke Indonesia,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha menjawab pertanyaan wartawan, Minggu (7/9/2025).

Menurut Judha, KBRI Lima saat ini masih berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk proses pemulangan jenazah Zetro. Otopsi juga telah dilakukan terhadap jenazah staf KBRI Lima tersebut pada 2 September lalu.

Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela pada Kamis (4/9) menyebut bahwa KBRI Lima telah melakukan koordinasi intensif dengan aparat kepolisian Peru untuk mengawal proses investigasi demi mendapatkan motif dan mengetahui pelaku penembakan terhadap Zetro. “Pihak kepolisian tengah melakukan berbagai upaya, termasuk dengan mengumpulkan bukti-bukti dan mengamankan rekaman kamera pengawas dari lokasi kejadian,” kata Nabyl.

Pihak kepolisian di Lima sudah berkoordinasi dengan kejaksaan setempat untuk menyelidiki peristiwa ini dan juga telah memberi pengawasan serta penjagaan ekstra kepada keluarga Zetro. Pemerintah Indonesia melalui KBRI Lima juga telah menyampaikan nota diplomatik kepada Kemlu Peru agar proses penanganan kasus ini mendapat perhatian besar.

Zetro Leonardo Purba, Penata Kanselerai Muda di KBRI Lima, ditembak hingga tewas oleh orang tak dikenal di dekat tempat tinggalnya pada Senin (1/9/2025) waktu setempat. Menurut laporan media setempat, ia meninggal setelah ditembak tiga kali hanya beberapa meter dari tempat tinggalnya di wilayah Lince, Lima.

Zetro baru tiba di Peru lima bulan lalu untuk menjalankan tugasnya di KBRI, setelah sebelumnya bertugas di Konsulat Jenderal RI (KJRI) Melbourne.

Merespons kejadian tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengevaluasi skema perlindungan bagi para diplomat dan staf yang ditempatkan di luar negeri. (kom).

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular