WARTA LENTERA-Holding BUMN Industri Pertambangan PT Mineral Industri Indonesia atau MIND ID dan Inalum (PT Indonesia Asahan Aluminiun) bersiap masuk bursa. Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir mendukung rencana aksi korporasi berupa Initial Public Offering (IPO) tersebut.
Ia menyebut, kedua perusahaan tersebut sudah melakukan konsolidasi. Erick menyebut mengakui, keputusan untuk IPO sudah tepat, mengingat MIND ID dan Inalum telah menunjukkan performa kinerja yang positif.
Dari hasil pengamatannya, kondisi keuangan kedua BUMN itu terus membaik. “Saya mendukung karena MIND ID ini kan dengan seluruh anak perusahaannya sudah mulai konsolidasi dan kita lihat juga track-nya bagaimana tingkat kesehatannya itu makin baik. Revenue makin baik, profit makin baik,” ujar Erick di Jakarta, melansir Antara, Jumat (10/1/2025).
Maka itu, Erick mendorong MIND ID untuk menjadi perusahaan kelas dunia. Menurutnya, MIND ID pantas mendapat julukan tersebut lantaran sudah bermitra dengan perusahaan-perusahaan tambang besar seperti Vale dan Freeport.
“Kita akan dorong jadi world class company karena partner-partner sudah world class. Ada Vale, ada Freeport,” bebernya.
Ia juga mengatakan, rencana IPO ini akan diserahkan sepenuhnya kepada manajemen MIND ID terkait dengan kesiapannya. Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmojo atau yang akrab disapa Tiko mengatakan bahwa MIND ID dan anak perusahaannya Inalum.
“Untuk (IPO) Inalum ini baru akan kita kaji setelah selesai dengan partnership, nanti kita kaji juga untuk IPO di MIND ID,” ujar Tiko, akhir tahun lalu. Ia mengungkapkan, aksi korporasi Inalum berupa IPO ditargetkan dilaksanakan pada 2026 atau 2027. (sic)


