x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Seberapa Sering Harus Ganti Air Radiator? Ini Panduan Lengkapnya

WARTALENTERA–Air radiator merupakan komponen penting dalam sistem pendingin mesin kendaraan. Namun, masih banyak pemilik mobil yang belum tahu berapa kali sebaiknya mengganti air radiator agar performa mesin tetap optimal dan tidak cepat panas. Air radiator atau cairan coolant berfungsi untuk menjaga suhu mesin tetap stabil. Jika cairan ini dibiarkan terlalu lama tanpa diganti, efektivitasnya dalam mendinginkan mesin bisa menurun, bahkan bisa menyebabkan overheat dan merusak komponen penting.

Idealnya Setiap 20.000 hingga 40.000 Kilometer

Menurut sejumlah teknisi bengkel resmi, penggantian air radiator sebaiknya dilakukan setiap 20.000 hingga 40.000 kilometer atau sekitar setiap 1 hingga 2 tahun, tergantung jenis kendaraan dan kondisi pemakaian.

Jika kendaraan sering digunakan dalam kondisi lalu lintas padat atau untuk perjalanan jauh, penggantian bisa dilakukan lebih cepat, sekitar 20.000 kilometer. Namun, penting untuk merujuk pada buku manual kendaraan masing-masing karena setiap pabrikan bisa memiliki rekomendasi berbeda.

Tanda Air Radiator Harus Segera Diganti

Selain berdasarkan jarak tempuh, ada beberapa tanda yang menunjukkan air radiator harus segera diganti:

  • Warna cairan berubah menjadi keruh atau kecoklatan
  • Muncul endapan atau karat di dalam tangki reservoir
  • Mesin cepat panas atau indikator suhu naik drastis
  • Air radiator cepat habis tanpa sebab yang jelas

Jika tanda-tanda ini muncul, segera lakukan pemeriksaan ke bengkel terdekat.

Bahaya Jika Terlambat Mengganti Air Radiator

Membiarkan air radiator terlalu lama tanpa penggantian bisa menyebabkan berbagai masalah serius, seperti:

  • Kerusakan pada water pump
  • Pendinginan mesin tidak maksimal
  • Karat di dalam sistem pendingin
  • Potensi mesin mengalami overheat

“Air radiator yang kotor atau kadar coolant-nya rendah bisa mempercepat kerusakan sistem pendingin dan komponen mesin lainnya,” jelas teknisi tersebut.

Tips Merawat Sistem Pendingin Mesin

  • Gunakan coolant berkualitas, bukan hanya air biasa
  • Cek kondisi tangki cadangan (reservoir) secara berkala
  • Pastikan tutup radiator berfungsi dengan baik
  • Lakukan pengecekan sistem pendingin saat servis rutin

Mengganti air radiator secara rutin adalah bagian penting dari perawatan kendaraan. Idealnya, lakukan penggantian setiap 20.000–40.000 km atau sesuai anjuran pabrikan. Jangan tunggu sampai mesin overheat — pencegahan jauh lebih murah daripada perbaikan. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu