x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Belum Aman, Menkop Budi Arie Bisa Diperiksa Ulang Terkait Dugaan Keterlibatan dalam Kasus Judol

WARTALENTERA-Belum aman, Menkop Budi Arie Setiadi bisa sewaktu-waktu diperiksa ulang terkait kasus dugaan keterlibatan dalam pengamanan situs judol (judi online). Peluang diperiksa ulang ditegaskan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Nama mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu sempat disebut dalam dakwaan perkara judol yang tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam dakwaan tersebut, Budi Arie diduga menerima jatah 50 persen dari praktik penjagaan situs judol yang dilakukan sejumlah mantan karyawan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

"Yang jelas pernah kita periksa dan tentunya mungkin akan kita konfirmasi ulang apabila memang ada petunjuk," ujar Jenderal Listyo Sigit kepada wartawan, dikutip Rabu (21/5/2025). Sebelumnya, Budi Arie pernah diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri pada Desember 2024 dalam proses penyelidikan kasus tersebut.

Kapolri menegaskan, bahwa pemeriksaan lanjutan akan bergantung pada perkembangan di persidangan, terutama jika ada petunjuk atau instruksi dari majelis hakim. "Ya tentunya kita mengikuti proses sidang, nanti petunjuk dari hakim seperti apa," imbuhnya.

Kasus pengamanan situs judol sejak awal ditangani oleh Polda Metro Jaya. Dalam kasus tersebut, empat orang telah ditetapkan sebagai terdakwa, yakni Zulkarnaen Apriliantony, Adhi Kismanto, Alwin Jabarti Kiemas, dan Muhrijan alias Agus.

Sementara itu, terpisah, Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, mendesak Polri agar menetapkan Budi Arie Setiadi sebagai tersangka kasus dugaan judol. Budi juga harus dicopot dari jabatan Menteri Koperasi.

Pasalnya, nama Budi Arie disebut dalam surat dakwaan terdakwa kasus dugaan judi online yang melibatkan Zulkarnaen Apriliantony dkk. "Kalau Polri belum menetapkan Budi Arie sebagai tersangka yang namanya masuk dalam dugaan, patut diduga ada oknum Polri yang membeking posisi Budi Arie saat itu," kata Hari, Minggu (18/5/2025) lalu.

Dengan munculnya nama Budi Arie di surat dakwaan yang disebut menerima jatah hingga 50 persen dari pengamanan website judol, maka Presiden Prabowo Subianto seharusnya mencopot atau 'menendang' Budi Arie dalam jabatan saat ini sebagai Menteri Koperasi. "Dengan nama Budi Arie masuk dalam dakwaan kasus judol, sudah tepat Presiden untuk mencopot Budi Arie dari jajaran kabinet," tegasnya. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu