x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Target Penyelenggaraan Haji 2025 Bebas Korupsi, Menag Gandeng KPK

WARTALENTERA - Penyelenggaraan haji seringkali dikaitkan dengan isu-isu korupsi dan nepotisme. Agar bebas korupsi, Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyelenggaraan haji 2025 nanti.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang baru saja dilantik dalam Kabinet Merah Putih ingin meredam isu korupsi dibalik penyelenggaraan haji tahun depan. Itu sebabnya, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggandeng Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyelenggaraan haji 2025 nanti.

“Penyelenggaraan haji tahun ini kami tidak ingin ada isu-isu korupsi. Ini juga sesuai dengan arahan presiden kepada menteri-menterinya,” jelas Menag saat membuka Mudzakarah Perhajian Indonesia Tahun 2024 yang berlangsung di Institut Agama Islam (IAI) Persis Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/11/2024) kemarin.

Ia mengakui, penyelenggaraan haji merupakan kegiatan yang begitu kompleks dan melibatkan banyak pihak. Sehingga, tidak mungkin Kemenag berjalan sendiri dengan mulus.

Banyak kelemahan dan kekurangan yang musti diperbaiki. Pihaknya juga berjanji akan meminimalisir penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.

"Insya Allah obsesi kami bahwa penyelenggaraa haji ini sukses, tapi juga "bersih". Kelemahan-kelemahan memang tidak bisa dihindari karena kami juga manusia biasa. Tetapi, sejauh yang bisa kita hindari penyimpangan-penyimpangan yang terjadi kami akan eliminir seminimal mungkin,” yakinnya.

Pihaknya sudah berkonsultasi dengan KPK untuk masalah haji dan minta untuk didampingi. "Kami tidak ingin ada penyimpangan baik di dalam maupun luar negeri," tegasnya.

Pemberantasan korupsi menjadi agenda besar Presiden Prabowo Subianto sebagaimana tercantum dalam perumusan Astacita poin ketujuh yaitu memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba. Dalam beberapa kesempatan, Presiden Prabowo terus menekankan komitmennya memberantas korupsi dan itu disampaikan berulang kali, baik sebelum dilantik maupun setelah resmi menjadi kepala negara.

Sehubungan dengan agenda besar Prabowo, Nasaruddin ingin kementerian yang dipimpinnya juga bersih dari segala unsur penyelewengan yang merugikan negara dan umat. Ia yakin, penyelenggaraan haji dapat dikatakan sukses dan lancar, ketika umat terlayani dengan baik, dan secara teknis tak ada penyelewengan apapun yang merugikan negara.

"Saya mengingatkan kepada aparat Kemenag, hari ini kita akan membersihkan secara total Kementerian Agama. Motto kami, haji tahun ini harus lebih sukses, siapa yang mengelolanya kita bareng-bareng," tekannya lagi. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu