x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Operasi Lutut dengan Teknologi Robotik, Pasien Pulih Lebih Cepat

Editor :

WARTALENTERA-Teknologi di dunia medis berkembang dengan pesat, salah satunya terkait pembuatan lutut dan jantung modern. Untuk mengedukasi masyarakat tentang perkembangan teknologi medis, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bekerjasama dengan Dokter.My menggelar diskusi kesehatan bertajuk "Hidup Tanpa Batas" yang membahas tentang inovasi lutut robotik dan pencegahan jantung yang digelar di Jakarta, Sabtu (31/5/2025).

Pihaknya menghadirkan ahli ortopedi dari KPJ (Kelompok Pengobat Johor) Kuching Spesialist Hospital dr Lee Woo Guan dan ahli jantung dr Ang Choon Kiat. "Operasi lutut, khususnya penggantian sendi lutut, saat ini sudah dapat dilakukan dengan teknologi modern yang sangat akurat dan meminimalkan risiko, seperti menggunakan bantuan robotik ROSA (Robotic Surgical Assistant)," jelas dr Lee, dikutip Senin (2/6/2025).

Dengan teknologi ini, pengoperasian dapat dilakukan dengan presisi tinggi, risiko komplikasi yang rendah, dan proses pemulihan yang cepat. Pasien bahkan bisa berjalan tanpa tongkat hanya dalam 3-4 hari setelah operasi.

Ia menjelaskan, bahwa pada abad ke-21, tindakan operasi harus dilakukan dengan persiapan yang matang, akurat, dan meminimalkan efek samping, yang kini dapat dicapai dengan bantuan robot dan navigasi komputer. Ia juga menyampaikan bahwa teknologi robotik membantu dokter dalam menjalankan sanitasi dengan lebih stabil dan terarah, sehingga hasil operasi menjadi lebih optimal dan pasien dapat kembali beraktivitas normal dengan cepat.

Ia yang sudah menangani banyak kasus operasi penggantian sendi lutut, pinggul, dan bahu dengan pengalaman lebih dari 450 kasus dalam satu tahun, menunjukkan keahliannya yang luas dan terpercaya dalam bidang ini. Pasien yang telah menjalani operasi lutut dengan teknologi terkini itu mengaku merasa jauh lebih baik, mampu berjalan normal, bahkan berolahraga tanpa rasa sakit setelah operasi.

Khristina Kencana dari Dokter.My mengatakan, ada lima hal penting atau kunci bagi seseorang untuk mengambil sebuah keputusan operasi lutut. Pertama, pilih dokter yang tepat dan jam terbang yang tinggi. Kedua, pilih implant terbaik.

Ketiga, pilih teknik operasi tanpa potong otot, DAA (Direct Anterior Opproach). Keempat, pilih teknologi terkini, robotic-assisted yang presisi dan akurasi tinggi.

"Dan yang tak kalah penting adalah, harga terjangkau,” jelasnya. Sementara itu, terkait perkembangan teknologi operasi jantung, Ang menyarankan beberapa langkah penting untuk menghindari sakit jantung, yang intinya adalah menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Ia juga menambahkan, hendaknya setiap orang rutin melakukan medical check up untuk memantau tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah agar risiko penyakit jantung dapat terdeteksi sejak dini. "Hendaknya rutin mengontrol tekanan darah agar tidak tinggi, karena tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko besar penyakit jantung,” imbuhnya.

Di samping itu, lanjutnya, harus mengendalikan kadar kolesterol dengan pola makan sehat dan obat jika diperlukan, untuk mencegah penyumbatan arteri. Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga berat badan ideal agar tidak obesitas.

Karena kelebihan berat badan meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. "Mengonsumsi makanan sehat, seperti memperbanyak buah dan sayur, serta mengurangi asupan lemak, garam, dan gula,” sarannya lagi.

Dokter Ang juga menyarankan agar rutin berolahraga untuk memperkuat jantung dan menjaga berat badan, istirahat cukup minimal 7 jam per hari untuk mengurangi stres dan menjaga tekanan darah. "Menghindari rokok, karena merokok meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung serta stroke,” imbaunya.

Ia juga menekankan pentingnya mengelola stres dan mengikuti petunjuk dokter untuk mengurangi risiko serangan jantung. Hadir dalam acara itu, antara lain Ketua Umum INTI Teddy Sugianto, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Indonesia Tionghoa, Chandra Jap, serta sejumlah pengurus dan undangan. (sic)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.