x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Tol Serpong-Bogor Ditarget Beroperasi 2027, Lewati Sembilan Kampung dan Tiga Desa

WARTALENTERA-Pembangunan Tol Serpong-Bogor ditarget beroperasi pada 2027. Proyek jalan tol itu, rencananya akan melewati sembilan kampung dan tiga desa di wilayah Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor.

Tiga desa itu adalah Desa Cibeuteung Udik meliputi Kampung Cisuuk, Kampung RGS, Kampung Pondok Gadung dan Kampung Cigelap. Lalu Desa Putat Nutug meliputi Kampung Katapang, Kampung Putat Nutug, Kampung Tengah, Bojong dan Kampung Kedokan. Kemudian, Desa Cibeuteung Muara.

Adanya tiga wilayah desa di Kecamatan Ciseeng yang dikabarkan akan terkena jalur lintasan jalan tol Serpong-Bogor ini diakui oleh Kasie Ekbang Pemerintah Kecamatan Ciseeng Lukman Ariadi. "Iya kabarnya tiga desa tersebut. Tapi saat ini baru proses sosialisasi untuk Amdal dan sudah dua kali saya ikut rapat. Untuk tahap pembebasan mungkin tahun ini atau tahun depan,” ujar Lukman, dikutip Selasa (3/6/2025).

Sebelumnya, dalam kegiatan sosialisasi di Kecamatan Rumpin, Staf Departemen Pengembangan Bisnis PT Adhi Karya Hanan Fitroni sempat mengatakan, akses jalan tol ini akan memiliki panjang 32.027 kilometer dan melintasi dua provinsi serta dua kabupaten. "Pembangunan Tol Serpong-Bogor ini baru tahap sosialisasi kaitan soal penyusunan Amdal,” jelas Hanan, senada dengan Lukman.

Ia menambahkan, akses Tol Serpong-Bogor di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini melintasi tiga wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Kemang, Ciseeng, dan Rumpin, dengan jalur lintasan meliputi 14 desa. "Sedangkan untuk di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten hanya ada empat desa yang dilintasi tol ini. Saat ini persiapan proyek tol baru tahap awal saja,” imbuhnya.

Ditambahkannya, setelah dilakukan sosialisasi, nantinya dilanjutkan dengan pembebasan lahan. Sedangkan jumlah tetap lahan yang dibutuhkan mencapai seluas 305 hektare.

"Untuk jumlah luas lahan yang di wilayah Kabupaten Bogor dibutuhkan lahan seluas 260 ribu meter persegi,” rincinya. Setelah selesai pembebasan lahan di tahun ini, akan dilanjutkan dengan tahap pembangunan hingga pada 2027 nanti direncanakan sudah mulai beroperasi.

"Tol ini nantinya terdiri dari tiga simpang susun yang akan dibangun. Di antaranya, di Pondok Udik Kemang, Putat Nutug Ciseeng, dan Simpang Susun Rumpin,” bebernya lagi.

Ia juga menyebut, terkait anggaran proyek dan pembebasan lahan saat ini masih dalam kajian Kementerian PUPR. Proses penetapan lokasi sedang diajukan ke gubernur oleh Kementerian PU.

"Dan setelah lokasi ditetapkan, maka akan dilanjutkan ke tahap persiapan pengadaan tanah yang akan dimulai pada 2025,” tuntasnya. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu
Jumat, 05 Jun 2026 17:48 WIB

Realisasi Anggaran MBG Sudah Mencapai Rp88,15 Triliun

WARTALENTERA - Pemerintah sepertinya tidak main-main soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa