x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Rugi Rp558 M, KFC Indonesia Tutup 47 Gerai

Editor :

WARTALENTERA - PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pemegang lisensi KFC Indonesia tutup 47 gerai dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.247 karyawan. Kebijakan ini diambil setelah KFC Indonesia mengalami rugi periode berjalan berjalan Rp558 miliar per kuartal ketiga 2024.

yang berimbas pada penutupan 47 gerai dan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.274 karyawan. Kondisi ini membuat manajemen mengklaim telah melakukan enam upaya untuk memperbaiki kinerja perusahaan.

Salah satu langkah yang akan diambil manajemen adalah penerapan pengurangan biaya dengan menunda beberapa pengeluaran modal atau proyek yang dinilai tidak penting.

“Memprioritaskan hanya pengeluaran operasional untuk menjaga operasi,” tulis manajemen dalam laporan keuangan konsolidasi FAST, dikutip Senin, (11/11/2024).

Selain itu, FAST akan mengoptimalkan penggunaan restoran agar lebih efektif dan meminimalisasi biaya tetap. Pada laporan keuangan konsolidasi per 30 September 2024, FAST tercatat mengoperasikan 715 gerai restoran di berbagai daerah di Indonesia

Pemegang lisensi KFC ini juga berkomitmen menjaga hubungan dengan para kreditur. Hal itu dilakukan untuk terus memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang ada. Manajemen juga ingin menerapkan manajemen modal kerja yang efektif dan efisien.

“Menerapkan strategi arus kas yang lebih baik dengan mengoptimalkan manajemen persediaan dan mencari opsi pembiayaan yang fleksibel,” tambah manajemen.

Terakhir, manajemen perusahaan berkode saham FAST ini mengungkapkan dalam kasus kebutuhan, akan mendisposisi beberapa aset non-inti atau yang performanya kurang untuk memenuhi kewajiban finansial yang mendesak. Manajemen mengklaim, meski dalam ketidakpastian, langkah yang diambil sudah memadahi untuk memitigasi kondisi perusahaan.

Efek pandemi dan geopolitik

Kerugian KFC Indonesia, berdasarkan laporan manajemen salah satunya terjadi karena kinerja perusahaan yang belum berhasil pulih setelah pandemi Covid-19. Selain itu, manajemen mengungkapkan kerugian juga akibat krisis berkepanjangan di Timur Tengah.

“Dua masalah ini berdampak negatif terhadap hasil grup untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024,” ujar manajemen dalam laporan keuangannya dikutip Sabtu (9/11/2024).

Kerugian tersebut meningkat dari periode yang sama di tahun lalu. Per 30 September 2023, kerugian FAST tercatat Rp152 miliar. Selain itu, total liabilitas lancar konsolidasi Grup FAST melebihi total aset lancar konsolidasinya sebesar Rp1.233.401.700 per tanggal 30 September 2024. Pada 31 Desember 2023, total aset lancar FAST Rp1.023.501.559. (inx)

Berita Terbaru
Selasa, 06 Okt 2026 21:05 WIB

Pemerintah Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Ha Sawah di Nganjuk

Pemerintah mengoptimalkan Bendungan Semantok sebagai sumber tambahan pasokan air untuk Nganjuk dan sekitarnya.
Selasa, 06 Okt 2026 15:30 WIB

Ini Cara Selebgram Jennifer Coppen Rayakan Kemenangan Suami

Justin Hubner menang FIFA ASEAN Cup 2026, ini kata istri.
Selasa, 06 Okt 2026 06:23 WIB

Indonesia Juara! Garuda Hempaskan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup

Indonesia akhirnya juara FIFA ASEAN Cup setelah 35 tahun tanpa gelar.
Senin, 05 Okt 2026 09:33 WIB

Presiden Prabowo di Peringatan HUT ke-81 TNI, SBY dan Jokowi Hadir

Presiden Prabowo Subianto meresmikan enam kodam baru di HUT ke-81 TNI.
Kamis, 01 Okt 2026 12:10 WIB

7 Kali Rombak Kabinet, Listyo Sigit Jadi KSP, Dudung Jadi Menko Polkam

Kapolri resmi diganti, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman jadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Rabu, 30 Sep 2026 12:49 WIB

Atasi Kepadatan Kendaraan di Ketapang, KSOP Tanjung Wangi Perketat Operasional Dermaga

Pengendalian dan koordinasi antrean kapal Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi ditingkatkan.