x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Cara Mengatasi Anak Kurang Fokus: Tips Efektif untuk Orang Tua

Editor :

WARTALENTERA – Anak yang mengalami kesulitan fokus sering kali menghadapi tantangan dalam belajar dan menjalani aktivitas sehari-hari. Ketidakmampuan untuk berkonsentrasi dapat berdampak pada prestasi akademik, perkembangan sosial, hingga kepercayaan diri. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami penyebab dan cara mengatasi anak yang kurang fokus secara efektif.

Penyebab Anak Sulit Fokus

Sebelum mencari solusi, penting untuk mengenali penyebab anak kurang fokus. Beberapa faktor umum antara lain:

  • Kurang tidurAnak-anak membutuhkan waktu tidur yang cukup agar otak dapat berfungsi optimal.
  • Asupan gizi yang tidak seimbangKekurangan zat seperti zat besi, omega-3, dan vitamin B bisa memengaruhi konsentrasi.
  • Terlalu banyak stimulasi digitalGadget yang digunakan berlebihan bisa membuat anak sulit berkonsentrasi pada kegiatan lain.
  • Lingkungan yang tidak kondusifSuasana belajar yang bising atau tidak teratur membuat anak mudah terdistraksi.
  • Masalah emosional atau psikologisAnak yang cemas, stres, atau mengalami tekanan bisa menunjukkan gejala sulit fokus.

Cara Mengatasi Anak yang Kurang Fokus

Berikut ini beberapa langkah efektif yang dapat dilakukan orang tua:

1. Buat Rutinitas Harian yang Konsisten

Anak yang memiliki rutinitas terstruktur akan lebih mudah fokus karena tahu apa yang harus dilakukan setiap saat. Jadwalkan waktu tidur, makan, belajar, dan bermain secara konsisten.

2. Ciptakan Lingkungan Belajar yang Nyaman

Pastikan anak belajar di tempat yang tenang, cukup cahaya, bebas dari gangguan gadget atau suara televisi. Gunakan meja khusus belajar untuk membedakan suasana belajar dengan bermain.

3. Batasi Waktu Layar

Terapkan aturan waktu penggunaan gadget. Anak disarankan tidak menatap layar lebih dari 1–2 jam sehari untuk usia sekolah dasar. Gunakan aplikasi parental control jika perlu.

4. Berikan Tugas Secara Bertahap

Pecah tugas besar menjadi bagian-bagian kecil agar anak tidak cepat kehilangan fokus. Gunakan teknik seperti Pomodoro, yaitu fokus selama 25 menit lalu istirahat 5 menit.

5. Libatkan Aktivitas Fisik dan Permainan Edukatif

Aktivitas seperti olahraga ringan, bermain puzzle, atau permainan papan yang menstimulasi otak dapat membantu anak melatih konsentrasi dengan cara menyenangkan.

6. Perhatikan Pola Makan Anak

Berikan makanan yang mengandung omega-3 (ikan laut), protein (telur, susu), dan sayuran hijau. Hindari makanan manis berlebihan yang bisa membuat anak hiperaktif sesaat lalu cepat lelah.

7. Berikan Apresiasi dan Dukungan Positif

Pujilah usaha anak saat ia berhasil fokus meskipun hanya sebentar. Hindari memarahi secara berlebihan, karena tekanan emosional justru memperparah ketidakmampuan fokus.

8. Konsultasi dengan Profesional

Jika anak terus mengalami kesulitan fokus secara ekstrem, sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog anak atau dokter. Bisa jadi anak mengalami Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atau gangguan lainnya.

Menghadapi anak yang kurang fokus membutuhkan kesabaran dan pendekatan yang tepat. Dengan menciptakan lingkungan yang mendukung, memberikan asupan gizi yang baik, dan menerapkan strategi disiplin yang positif, anak dapat belajar meningkatkan konsentrasi secara bertahap. (kom)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.