x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Elon Musk-Donald Trump Perang di Medsos, Saham Tesla Anjlok Parah

Editor :

WARTALENTERA-Usai pecah koalisi, kini Elon Musk-Donald Trump kembali perang di medsos. Musk, dengan gaya provokatifnya, tak segan-segan menyerang balik sang presiden di platform X miliknya, yang menyebabkan saham Tesla anjlok.

Ia mengklaim Trump bisa kalah dalam pemilu tanpa dukungannya, sebelum melontarkan sindiran-sindiran tajam lainnya. Pria terkaya di dunia itu bahkan secara terbuka mendeklarasikan perang terhadap RUU anggaran Partai Republik dengan unggahan singkat yang sarat makna: "Kill Bill."

Tak berhenti di situ, Musk juga menyindir dengan referensi ke "berkas Epstein," dokumen sensitif terkait mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Harapan investor yang baru sepekan melambung tinggi kini hancur berkeping-keping.

Saham Tesla Inc. terjun bebas lebih dari 14% pada Kamis (5/6/2025), setelah terjadi aksi jual brutal yang dipicu oleh pertarungan sengit dan sangat terbuka antara CEO Elon Musk dan Presiden Donald Trump. Perang cuitan dan pernyataan pedas ini melenyapkan hampir USD199 miliar (Rp3.263 triliun) dari nilai pasar Tesla sejak Musk resmi meninggalkan jabatannya di pemerintahan.

Semua optimistis yang sempat terbangun pekan lalu, saat Musk berjanji akan kembali fokus ke markas besar Tesla, seolah tak berbekas. Aliansi yang dulu dipuja-puja pasar kini berubah menjadi perseteruan pahit.

Puncaknya, nilai pasar Tesla untuk pertama kalinya sejak 9 Mei kembali tergelincir di bawah ambang batas magis USD1 triliun. Ini adalah perubahan 180 derajat yang dramatis.

Padahal, belum lama ini Musk adalah ujung tombak gugus tugas efisiensi pemerintah Trump, yang dikenal sebagai "DOGE". "Musk benar-benar marah," kata Garrett Nelson, seorang analis di CFRA, dalam sebuah wawancara, melansir Newsweek, Jumat (6/6/2025).

Menurutnya, Musk merasa "tersinggung setelah donasi politik besar-besaran dan upayanya mengurangi defisit melalui DOGE." Namun, Nelson memperingatkan bahwa drama politik ini bukan satu-satunya biang keladi.

Anjloknya saham Tesla, menurutnya, adalah kombinasi dari berbagai faktor beracun. Mulai dari kenaikan harga saham yang "tidak dapat dibenarkan" pasca laporan pendapatan kuartal pertama, berita buruk yang terus-menerus tentang hilangnya pangsa pasar di Eropa, hingga "kesadaran bahwa peluncuran robotaxi di Austin minggu depan bisa jadi mengecewakan."

Kini, Tesla berada di persimpangan jalan. Peluncuran program percontohan robotaxi di Austin bisa menjadi katalisator positif jangka pendek. Namun, jika peluncuran itu gagal atau tersendat, hal itu justru akan membuka risiko yang lebih besar bagi perusahaan. (sic)

Berita Terbaru
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.