x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Tekan Populasi Kucing Liar di Jakarta, Pemprov Sasar 22 Ribu Kucing Disterilisasi Massal

Editor :

WARTALENTERA-Tekan populasi kucing liar, program sterilisasi kucing di Jakarta akan terus berlanjut dan ditargetkan menyasar 22.000 ekor kucing di tahap awal, tahun ini. Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI Jakarta menegaskan, program ini adalah bagian dari upaya pengendalian populasi hewan liar di wilayah Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sterilisasi menjadi langkah penting untuk mengatasi lonjakan populasi kucing yang dinilai terlalu cepat berkembang biak. "Saya mendengar berbagai kritikan. Tapi kebijakan-kebijakan ini tidak bisa dipaksakan begitu saja. Kami sedang mengkajinya secara mendalam, mempertimbangkan untung dan ruginya,” ujar Pramono dalam keterangan pers di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Sabtu (7/6/2025).

Pemprov menargetkan sebanyak 22.000 ekor kucing akan disterilisasi pada tahap awal program ini. "Yang paling penting adalah persoalan sterilisasi kucing yang beranak-pinak terlalu cepat. Maka sterilisasi ini akan tetap kita lanjutkan. Target awal kita 22.000 kucing,” tegasnya.

Menurutnya, lonjakan populasi kucing tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tapi juga kesehatan hewan itu. Ia menyebut kondisi di Balai Kota sebagai contoh, populasi kucing yang terkontrol justru membuat lingkungan lebih bersih.

"Terus terang, hampir setiap hari saya cek. Kucing-kucing di Balai Kota lebih bersih dibandingkan yang ada di luar sana,” tutupnya.

Syarat Sterilisasi Kucing Liar

Menurut dr Ari, dari Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan Dinas KPKP DKI Jakarta, sterilisasi kucing tetap memiliki sejumlah persyaratan. Satu di antaranya, kucing berusia minimal 6 bulan dan dalam keadaan sehat.

Syarat lainnya, lanjutnya, kucing harus dipuasakan untuk mengosongkan makanan dalam lambungnya. "Setelah syarat itu terpenuhi, proses anastesi bisa dilakukan. Anastesi diberikan selama 10 menit. Kemudian, pengerjaan sterilisasi selama 20 menit. Sebelum kucing tersadar diberikan antibiotik dan multi vitamin anti radang. Begitu sadar, kucing boleh dibawa pulang," ujarnya.

Ia menambahkan, kucing yang telah menjalani sterilisasi akan dibuatkan tanda pada telinga (eartip). (sic)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.