x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Angkut 346 Penumpang, KM Alif Berkah Kandas di Perairan Dangkal Pulau Bokori

Editor :

WARTALENTERA - Kapal Motor atau KM Alif Berkah dengan 346 penumpang dan enam anak buah kapal (ABK), kandas di Perairan Pulau Bokori, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kandasnya KM Alif Berkah terjadi pada Senin petang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari Amiruddin, menyampaikan bahwa KM Alif Berkah dilaporkan kandas, pada Senin (9/6/2025) sekitar pukul 18.32 Wita. Kapal itu kandas saat melewati perairan dangkal di sekitaran Pulau Bokori.

"Pada pukul 18.50 Wita Tim Penyelamat KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian," kata Amiruddin saat ditemui pada Senin (9/6/2025) malam seperti dikutip dari Antara.

Ia menyebutkan saat Tim SAR tiba di lokasi, pihaknya langsung mengerahkan KN SAR Pacitan karena kondisi penumpang kapal kayu tersebut mencapai ratusan orang.

Amiruddin menuturkan proses evakuasi penumpang berlangsung cukup lama dari pukul 20.15 sampai 22.00 Wita karena menggunakan kapal perahu karet menuju KN Pacitan.

"Terdapat satu orang penumpang yang membutuhkan perawatan lebih lanjut yang di mobilisasi dengan perahu karet menuju Dermaga Basarnas Kendari selanjutnya dibawa ke RS Santa Anna Kendari untuk dilakukan tindakan medis," jelasnya.

Amiruddin menyampaikan usai mengevakuasi penumpang, KM SAR lalu menuju dermaga Kendari sekira pukul 22.30 Wita, Sementara enam ABK KM Alif Berkah memilih tinggal karena menunggu air pasang agar kapal mereka bisa dibawa ke darat.

"Dengan telah tibanya kapal KN SAR Pacitan di Dermaga Basarnas Kendari membawa seluruh penumpang kapal dalam keadaan selamat," ungkap Amiruddin.

Dalam operasi tersebut, juga melibatkan Tim dari Polairud Polda Sultra, Lanal Kendari, KSOP, KP3 Kendari, Tagana Sultra, dan Kartana.

Sementara itu, salah seorang penumpang Ica (20) mengaku sebelum insiden itu, sempat terdengar lambung kapal seperti menabrak sesuatu. Kondisi itu, kemudian membuat penumpang panik karena air mulai masuk ke lambung kapal.

"Penumpang panik sampe ada yang teriak-teriak, tapi kita dikasi tau tetap diam di tempat saja," sebut Ica.

Ia mengaku di dalam kapal itu ada ratusan penumpang dan puluhan motor.

"Penumpang itu ada yang sampe duduk di atap kapal," ucapnya.

Dirinya mengaku sesuai jadwal awal, kapal seharusnya berangkat dari Pelabuhan Langara pukul 13.00 Wita siang. Normalnya, estimasi perjalanan sampai Kendari selama tiga jam.

Namun, kapal baru berangkat sekitar pukul 16.00 Wita tanpa pemberitahuan pasti ke penumpang dari pihak pemilik kapal terkait penundaan keberangkatan.

"Kita tidak dikasi tau alasannya kenapa tapi kayanya karena mereka muat motor juga," jelasnya. (inx)

Berita Terbaru
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.