x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

BMKG Bali Resmi Punya Gedung Pusat Pendeteksi Dini Tsunami

Editor :

WARTALENTERA - BMKG Bali akhirnya resmi memiliki Gedung InaTEWS (Indonesia-Tsunami Early Warning System). Gedung ini berfungsi sebagai pusat komando cadangan untuk layanan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika serta sistem peringatan dini tsunami.

Peresmian Gedung Pusat backup BMKG Bali langsung dilakukan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pada Sabtu (14/6/2025).

Dwikorita menjelaskan bahwa peresmian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem ketahanan bencana nasional, khususnya sebagai pusat cadangan sistem peringatan dini tsunami dan informasi gempa bumi nasional yang selama ini terpusat di Jakarta.

“Kehadiran gedung ini bukan sekadar infrastruktur, namun menjadi simbol kesiapsiagaan bangsa menghadapi bencana. Ini adalah bagian dari komitmen BMKG untuk terus berinovasi, memperkuat sistem peringatan dini, dan menyelamatkan nyawa manusia," katanya dalam keteranga yang dikutip Selasa (17/6/2025).

Ia menambahkan, fasilitas ini juga akan menjadi sumber penyebaran informasi peringatan dini kepada 28 negara anggota Indian Ocean Tsunami Warning System (IOTWS), menjadikan Indonesia sebagai simpul penting dalam jaringan mitigasi bencana regional kawasan Asia-Pasifik.

Secara kontraktual proyek pembangunan yang dilakukan oleh PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) ini terbagi menjadi dua seperti di Jakarta dan Bali. Penerapan teknologi yang terpasang dalam bangunan gedung pun berbeda.

Menurut Direktur Utama WEGE Hadian Pramudita, Gedung Backup Center InaTews Bali ini menggunakan Lead Rubber Bearing (LRB) yang disesuaikan oleh karakteristik tanah yang ada di Denpasar.

“Secara demografis Bali memiliki karakteristik tanah yang berbeda yaitu berpasir. Inilah yang menjadi tantangan sehingga kami juga harus memberikan ‘treatment’ khusus yang berbeda dalam pemasangan untuk Teknologi Base Isolation tipe Lead Rubber Bearing (LRB) yang digunakan pada gedung InaTews BMKG di Bali ini," ujarnya menjelaskan.

Hadian menambahkan, terdapat 18 titik LRB yang diterapkan dengan cara simultan dan berurutan dengan struktur lainnya, sehingga gedung ini berdiri.

Hadian pun menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan BMKG kepada WEGE untuk kembali pengembangkan infrastruktur BMKG yang sebelumnya telah menyelesaikan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika di Tangerang pada Maret 2024 lalu dengan konsep bangunan hijau.

Senada dengan itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang ikut menghadiri acara peresmian, menyampaikan apresiasi atas langkah strategis ini.

“Gedung ini sangat penting sebagai bagian dari penguatan sistem hilir penanggulangan bencana. Dengan kehadiran Command Center di Bali, kita berharap informasi kebencanaan dapat tersampaikan lebih cepat dan akurat ke daerah-daerah, meminimalkan korban saat bencana terjadi,” ujarnya.

Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, yang menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk bersinergi erat dengan BMKG demi memperkuat kesiapsiagaan daerah.

“Kami berharap kehadiran BMKG dan sistem peringatan dini ini benar-benar memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Bali. Pemerintah Provinsi bersama kabupaten/kota akan terus menjaga koordinasi agar informasi real-time dari BMKG dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.