x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Menteri PPPA Arifah Kunjungi Korban Kekerasan Seksual Anak di Bekasi

Editor :

WARTALENTERA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengunjungi dua anak berusia 4 dan 7 tahun yang menjadi korban kekerasan seksual oleh sesama anak di Bekasi, Jawa Barat. Kehadiran Menteri PPPA bertujuan untuk memberikan dukungan moril dan penguatan psikologis secara langsung kepada para korban.

"Kehadiran kami di sini untuk berkoordinasi dan memantau perkembangan penanganan kasus," ujar Menteri Arifah Fauzi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (19/6/2025).

Kunjungan ini berkaitan dengan kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan anak sebagai pelaku dan korban, yang sebelumnya ramai diperbincangkan setelah viral di media sosial. Salah satu korban adalah anak laki-laki berusia 4 tahun, yang diduga menjadi korban pencabulan oleh anak laki-laki berinisial Y (9), yang merupakan temannya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi di toilet sebuah masjid.

Dalam mengawal kasus ini, Kementerian PPPA berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Wali Kota Bekasi, Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Subdit Anak Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), dan Unit PPA Polres Kota Bekasi.

Menteri Arifah menegaskan bahwa Kementerian PPPA mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung, serta memastikan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak tetap menjadi prioritas.

"Kami juga mengawal agar proses penanganan kasus berjalan di dalam koridor perlindungan anak. Dalam menangani kasus pelecehan atau kekerasan seksual terhadap anak, diperlukan kehati-hatian. Namun di sisi lain, kepentingan terbaik bagi anak harus tetap dikedepankan," tegas Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi.

Melalui pendampingan langsung dan kerja sama lintas instansi, diharapkan penanganan kasus ini dapat berjalan sesuai prinsip keadilan restoratif dan menjamin hak-hak anak terpenuhi, baik sebagai korban maupun pelaku yang masih berada dalam usia tumbuh kembang. (kom)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.