x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Segera, Pemkot Surabaya Berlakukan Jam Malam untuk Anak

Editor :

WARTALENTERA-Segera, Pemkot (Pemerintah Kota) Surabaya segera memberlakukan jam malam bagi anak dibawah umur. Kebijakan tersebut tengah dirumuskan untuk warga Kota Pahlawan.

Aturan jam malam itu diharapkan bisa mencegah anak-anak dari perilaku sosial menyimpang di masyarakat. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, program inovatif itu digagas sebagai respons atas kebutuhan peran ayah yang lebih aktif dalam pengasuhan anak.

"Saya baru saja berinteraksi dengan warga terkait kekhawatiran mereka akan maraknya tawuran dan permasalahan sosial lainnya," kata Eri di Surabaya, Jawa Timur, dikutip Sabtu (21/6/2025). Ia berharap, inisiatif itu muncul dari kesadaran kolektif warga untuk menjaga lingkungan masing-masing.

Konsep jam malam ituĀ akan diintensifkan di setiap rukun warga (RW). Ia mengatakan, kegiatan itu diikuti oleh berbagai elemen masyarakat termasuk komunitas ayah, penggiat keluarga, akademisi, dan tokoh masyarakat sebagai upaya Pemkot Surabaya memperkuat peran ayah dan membangun ketahanan keluarga.

"Kami meminta masukan dari warga terkait poin-poin yang akan dimuat dalam surat edaran pembatasan jam malam," bebernya. Terkait jam malam tersebut, mekanisme pelaksanaannya akan melibatkan peran aktif keluarga dan pengurus RW di mana setiap keluarga diharapkan memantau keberadaan anak-anak mereka.

"Jika seorang anak pulang lewat dari pukul 21.00 WIB, orang tua wajib mengetahui tujuannya. Apabila hingga pukul 22.00 WIB anak belum kembali, orang tua diimbau untuk menanyakan keberadaan anak dan menyampaikan informasi kepada pengurus RW. Selanjutnya, pengurus RW dapat meneruskan informasi ini ke layanan darurat 112," rincinya.

Ia mencontohkan, jika anak berpamitan ke rumah teman, surat edaran akan menekankan bahwa orang tua harus mengetahui alamat lengkap dan detail keberadaan anak. "Apabila pukul 22.00 WIB anak belum pulang, kami akan menjemput anak tersebut di lokasi yang dituju. Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk mencegah terjadinya tawuran atau, hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan. Ini adalah upaya kita bersama dalam menjaga keamanan kota," imbuhnya.

Sementara itu, jika ditemukan anak-anak yang masih berada di luar rumah setelah pukul 22.00 WIB, tindakan akan diambil. Namun, Pemkot Surabaya tidak akan mengganggu anak-anak yang sedang mengikuti kegiatan belajar seperti les.

"Mereka yang kedapatan berkumpul di pinggir jalan, akan kami amankan dan orang tua akan dipanggil untuk dimintai pertanggungjawaban. Pertemuan dengan orang tua dan anak akan didokumentasikan sebagai bentuk efek jera," tuntasnya. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.