x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Insiden Kebakaran Tragis di India, 10 Bayi Tewas Terbakar

Editor :

WARTALENTERA - Kebakaran tragis terjadi, Jumat  (15/11/2024) malam di sebuah rumah sakit di India utara akibat kerusakan pada mesin oksigen. Gas yang mudah terbakar menyulut api yang dengan cepat menyebar di unit perawatan intensif bayi baru lahir (NICU) sekitar pukul 22.30 (17.00 GMT) di Maharani Lakshmibai Medical College di Jhansi.

Akibat insiden tersebut, 10 bayi meninggal dunia karena luka bakar dan sesak napas. Sementara 16 bayi lainnya dalam kondisi kritis.

Beruntung, 39 bayi lainnya berhasil diselamatkan dari kobaran api. Melansir AFP, Senin (18/11/2024), kebakaran gedung sering terjadi di India karena kurangnya peralatan pemadam kebakaran dan pengabaian rutin terhadap peraturan keselamatan.

Melansir NDTV, saat kejadian, terdapat 54 bayi yang dirawat di NICU tersebut. Menurut Brajesh Pathak, pejabat administrasi Uttar Pradesh, identitas 7 jenazah bayi telah teridentifikasi, sementara 3 lainnya masih dalam proses identifikasi.

Laporan Times Now menambahkan, bahwa selain korban tewas, 16 bayi lainnya dalam kondisi kritis dan memerlukan perawatan intensif. Dalam video yang direkam oleh warga, terlihat bayi-bayi yang meninggal dunia akibat kebakaran diangkat melalui jendela dengan tubuh hangus terbakar, menciptakan pemandangan yang memilukan.

Pathak menjelaskan, bahwa rumah sakit yang terbakar itu telah menjalani inspeksi keselamatan pada Februari tahun ini dan latihan kebakaran pada Mei. Ia menambahkan, pihak berwenang akan menyelidiki penyebab kebakaran.

"Jika ditemukan kelalaian, tindakan tegas akan diambil terhadap pihak yang bertanggung jawab tanpa pandang bulu,” tegasnya. Narendra Sengar, kepala sekolah kedokteran yang terhubung dengan rumah sakit tersebut, mengatakan, bahwa 39 bayi lainnya di bangsal tersebut telah diselamatkan dan dalam keadaan sehat.

"Pemeriksaan postmortem bayi-bayi tersebut sedang dilakukan. Ke-39 bayi yang telah diselamatkan tidak mengalami cedera," tambahnya. Para dokter dan staf yang bertugas telah bergegas menyelamatkan bayi-bayi itu "tanpa mempedulikan nyawa mereka sendiri", katanya.

"Berkat mereka, kami bisa menyelamatkan 39 bayi. Mereka adalah pahlawan yang sesungguhnya," pujinya.

Sedangkan Inspektur polisi Gyanendra Kumar Singh mengatakan, bahwa kebakaran tersebut kemungkinan besar bermula dari sebuah mesin yang digunakan untuk memperkaya tingkat oksigen di atmosfer. "Semua anak yang diselamatkan dalam keadaan selamat dan mendapatkan perhatian medis," kata Singh kepada AFP.

Sementara itu, Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa melalui platform media sosial X. Ia menyebut insiden ini sebagai tragedi yang “sangat menyakitkan".

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang kehilangan anak-anak mereka. Saya berdoa agar Tuhan memberikan mereka kekuatan untuk menghadapi duka yang begitu besar ini," tulisnya, dikutip Senin (18/11/2024). (sic)

Berita Terbaru
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.