x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Hujan Rudal Iran, 86 Warga Israel Terluka

Editor :

WARTALENTERA-Hujan 27 rudal diluncurkan Iran sebagai aksi balas dendam usai AS (Amerika Serikat) memborbardir tiga fasilitas nuklir utama milik mereka, Minggu (22/6/2025, menghancurkan gedung, menyebabkan 86 orang Israel terluka. Melansir Sputnik, Senin (23/6/2025), serangan Iran ke Israel ini menandai eskalasi terbaru dalam konflik di Timur Tengah yang kian memburuk.

Menurut laporan otoritas medis Israel, sebanyak 86 orang mengalami luka-luka, dengan dua di antaranya dalam kondisi moderat dan 77 luka ringan. Empat orang juga dirawat akibat serangan panik, sementara tiga masih dalam pemeriksaan medis.

Melansir The National, Senin (23/6/2025), serangan Iran terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama melibatkan sekitar 22 rudal yang ditembakkan ke berbagai wilayah di Israel, sementara gelombang kedua menargetkan Kota Haifa dengan sedikitnya lima rudal.

Militer Israel menyatakan bahwa salah satu ledakan di Haifa kemungkinan diakibatkan kegagalan sistem rudal pencegat mereka sendiri. Foto-foto dari lapangan memperlihatkan kehancuran besar di sejumlah kawasan.

Di lingkungan Ramat Aviv dekat Tel Aviv, hanya kerangka rumah yang tersisa, sementara puing-puing memenuhi jalanan. Tim penyelamat bekerja keras menyisir reruntuhan untuk mencari korban selamat.

Militer Iran menyatakan bahwa mereka menargetkan Bandara Ben Gurion, bandara internasional utama Israel, yang telah ditutup sejak konflik pecah. Namun, otoritas Israel menyebut bandara kembali beroperasi pada Minggu pukul 14.00 waktu setempat untuk menerima penerbangan pemulangan.

Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa rudal terbesar Iran, Khorramshahr-4, turut digunakan dalam serangan ini. Rudal sepanjang 13 meter dengan jangkauan hingga 2.000 km itu dilengkapi hulu ledak seberat 1.500 kilogram.

Tak lama setelah serangan rudal Iran, militer Israel mengumumkan bahwa angkatan udaranya telah meluncurkan serangan udara ke wilayah barat Iran sebagai aksi balasan. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menggambarkan serangan ke Iran sebagai "keberhasilan militer spektakuler."

Dalam pidato nasional sebelumnya, Trump memperingatkan bahwa serangan lanjutan bisa terjadi jika Iran tidak memilih jalur damai. “Iran, si pembuat onar di Timur Tengah, sekarang harus memilih perdamaian. Jika tidak, serangan berikutnya akan jauh lebih besar dan lebih mudah,” ujar Trump.

“Ini tidak bisa terus berlangsung. Akan ada perdamaian, atau akan ada tragedi yang jauh lebih besar untuk Iran,” tambahnya.

“Ingat, masih banyak target lain yang belum kami sentuh,” ancam Trump. (sic)

Berita Terbaru
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.