x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Lestarikan Budaya Betawi, Jakarta akan Punya Lembaga Adat Masyarakat Betawi

WARTALENTERA-Lestarikan budaya lokal, Jakarta akan punya Lembaga Adat Masyarakat Betawi. Wagub (Wakil Gubernur) Jakarta Rano Karno mengumumkan rencana Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jakarta tersebut, sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya Betawi.

Selain itu, rencana itu menjadikan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya. "Selama ini belum ada lembaga adatnya, (tetapi) ormasnya banyak,” ujar Rano Karno kepada wartawan di Balai Kota DKI, dikutip Selasa (24/6/2025).

Pembentukan lembaga ini merupakan salah satu program prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Jakarta 2025–2029. Pemerintah ingin memastikan identitas dan budaya Betawi tetap terjaga, meski Jakarta tengah bertransformasi menjadi kota global.

Menurutnya, lembaga adat Betawi nantinya akan berperan penting dalam menjaga warisan budaya serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan kebijakan berbasis kearifan lokal. "Lembaga adat ini barang kali juga akan memikirkan bagaimana menjaga atau melestarikan kebudayaan Betawi,” tambahnya.

Pemeran ikon Si Doel Anak Sekolahan menyatakan, komitmennya untuk menjalankan amanah gubernur dan harapan masyarakat, terutama di bidang kebudayaan. "Saya juga turun ke bawah, insyaallah kita akan tata lagi, rencanakan lagi, agar masyarakat tahu pemimpinnya ada di tengah masyarakat,” tutupnya.

Selain budaya, Pemprov Jakarta juga akan tetap fokus pada pembenahan berbagai masalah klasik di ibu kota, seperti banjir, kemacetan, dan polusi udara. Penanganan banjir, misalnya, akan dilakukan dengan normalisasi Sungai Ciliwung yang dijadwalkan mulai bulan depan, serta pembangunan giant sea wall sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Untuk mengatasi kemacetan dan polusi udara, Gubernur Pramono Anung telah mencetuskan konsep Transjabodetabek sistem transportasi terintegrasi yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota penyangga. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang selama ini menjadi penyumbang terbesar polusi udara di Jakarta.

"Usaha ini tidak akan sampai kalau masyarakat tidak mendukung. Misalnya, setiap Rabu yuk kita sepakat tidak pakai mobil pribadi,” ajak Pramono, di kesempatan berbeda. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu