x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Ini Manfaat Olahraga Sepatu Roda Untuk Anak

Editor :

WARTALENTERA - Bermain sepatu roda adalah olahraga yang menyenangkan untuk anak-anak. Ada banyak manfaat yang bisa diambil dari olahraga tersebut. Beberapa diantaranya adalah melatih keseimbangan tubuh, fungsi motorik, dan memperkuat otot tubuh bagian bawah anak.

Diambil dari berbagai sumber, bermain sepatu roda membutuhkan koordinasi tubuh yang baik. "Koordinasi tubuh termasuk tangan, kaki, dan mata," kata dr. Astrid Wulan Kusumastuti di Jakarta, belum lama ini.

Selain itu, lanjut Astrid, diperlukan juga keseimbangan dalam bermain sepatu roda. Kalau dilakukan dengan benar, kegiatan ini baik untuk melatih dan meningkatkan keseimbangan tubuh.

Astrid juga menjelaskan, olahraga atau bermain sepatu roda termasuk inlineskate dan iceskating, bisa membantu memperkuat jantung. Ketiganya, menurut The American Heart Association, termasuk dalam latihan aerobik.

Ketika bermain sepatu roda, tak jarang Anda harus agak membungkuk agar bisa melaju dengan baik. "Saat bermain sepatu roda, Anda sedang memperkuat otot tubuh bagian bawah. Otot tubuh bagian bawah itu antara lain kaki, otot punggung bawah, dan juga perut,” jelas dr. Astrid.

Manfaat memakai sepatu roda berikutnya adalah membakar lemak. "Anda bisa membakar 300-600 kalori jika berseluncur di atas sepatu roda selama satu jam," kata Astrid. Wah, bisa jadi solusi Anda yang sedang ingin menurunkan berat badan, bukan?

Dari sisi kekuatan, lanjut Astrid, sepatu roda bisa mengembangkan kekuatan secara keseluruhan dan membangun otot di tubuh. 

"Sepatu roda melatih kaki dan bokong saat Anda meluncur. Selain itu, saat Anda menggerakkan tangan untuk menyeimbangkan tubuh saat meluncur, Anda sedang melatih otot-otot lengan," jelasnya.

Sepatu roda adalah contoh latihan aerobik yang bisa membantu tubuh mengelola insulin dengan lebih baik. "Sepatu roda juga membuat Anda aktif bergerak hingga membantu Anda menurunkan kadar kadar glukosa darah sekaligus mengurangi stres," tutur Astrid.

Dia menambahkan gerakan-gerakan meluncur pada sepatu roda memungkinkan sendi kita bekerja. Selain itu, menurut penelitian University of Massachusetts, Amerika Serikat, risiko benturan pada sendi saat bermain sepatu roda hanya 50 persen. Peluang terjadinya kerusakan kecil pun menjadi sangat kecil.

Dilansir dari decathlon, anak-anak akan lebih sulit mengatur keseimbangan dan koordinasi sebelum menginjak usia 4-5 tahun.

Jadi, sebaiknya perhatikan usia anak ketika Mama mengenalkan sepatu roda kepada mereka ya, Ma! Ada baiknya, tunggu sampai usia dan kemampuannya cukup. (vit)

Berita Terbaru
Jumat, 18 Sep 2026 21:02 WIB

Warga Rempang Berharap Sekolah Terintergrasi Merah Putih Segera Berdiri

Warga Rempang menantikan kehadiran sekolah terintegrasi Merah Putih.
Kamis, 17 Sep 2026 22:19 WIB

Operasi Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan terhadap lima jurnalis yang hilang di perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, resmi dihentikan.
Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Kata Pertama Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Ingin Jaga Keuangan Negara

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.