x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Polisi Banyumas Tetapkan Pemilik Bengkel Bubut sebagai Tersangka

Editor :

WARTALENTERA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyumas menetapkan seorang pemilik bengkel bubut di Desa Keniten, Kabupaten Banyumas, sebagai tersangka dalam kasus pembuatan senjata api rakitan.

Pelaku diketahui berinisial ABW (49), warga Kecamatan Kedungbanteng. Ia disangkakan melanggar Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun.

“Tersangka berinisial ABW (49), warga Desa Keniten, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, kami sangkakan melanggar Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal,” ujar Kepala Satreskrim Polresta Banyumas, Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan, di Purwokerto, Jumat.

Berawal dari Laporan Warga

Penangkapan terhadap ABW bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya bengkel bubut di Desa Keniten yang diduga mampu memproduksi senjata api rakitan. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap ABW pada Selasa (1/7/2025).

Dalam penggeledahan di lokasi, petugas menemukan satu pucuk senjata api laras panjang rakitan kaliber 5,56 mm, sejumlah alat bubut, dan beberapa batang aluminium yang diduga digunakan untuk proses pembuatan senjata.

Pengakuan dan Penyelidikan Lanjutan

Dalam pemeriksaan awal, ABW berdalih bahwa senjata tersebut adalah milik orang lain yang sedang diperbaiki di bengkelnya. Namun, polisi menduga kuat bahwa tersangka memiliki kemampuan merakit berbagai jenis senjata api secara mandiri. “Kami masih dalami betul apakah benar dia perakit atau hanya memperbaiki saja,” kata Kompol Andryansyah.

Menurut pengakuan awal, ABW sudah menjalankan aktivitas ini selama dua tahun. Ia mengaku awalnya hanya memperbaiki senapan angin, namun kemudian belajar secara autodidak untuk merakit senjata api.

Dugaan Jaringan dan Produksi Lebih Luas

Polisi kini juga menyelidiki kemungkinan adanya jaringan pemesan senjata api rakitan serta potensi produksi dalam skala lebih besar. Proses pendalaman masih terus dilakukan guna mengungkap peran dan jaringan lebih luas dalam kasus ini. (kom)

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Kata Pertama Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Ingin Jaga Keuangan Negara

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.