x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Wamenpora Taufik Hidayat Jadi Komisaris PLN EPI

WARTALENTERA-Wamenpora (Wakil Menteri Olahraga) Taufik Hidayat jadi Komisaris PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI). "Iya, seperti berita yang beredar,” kata Sekjen Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) sekaligus Komisaris PLN EPI, Anggawira, dikutip Kamis (10/7/2025).

Pemegang saham melakukan perombakan untuk Dewan Direksi dan Komisaris PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Subholding PT PLN (Persero). Melansir situs perusahaan, Kamis (10/7/2025), Rakhmad Dewanto kini diangkat sebagai Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia, menggantikan Iwan Agung Firstantara.

Sebelumnya, Rakhmad menjabat sebagai Direktur Gas dan BBM PLN EPI. Sementara Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen dijabat oleh Nikson Silalahi.

Komisaris lainnya yang baru diangkat yaitu Anggawira dan Taufik Hidayat. Anggawira saat ini juga menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Monitoring dan Evaluasi Infrastruktur Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di bawah kepemimpinan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Sementara Taufik Hidayat bukan sosok yang baru. Selain mantan atlet bulutangkis ternama, Taufik Hidayat kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PBSI sejak 2024, dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI sejak 2024.

Sekilas PLN EPI

PLN EPI sendiri merupakan subholding PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang penyediaan energi primer seperti batu bara, gas, BBM, hingga biomassa untuk pembangkit listrik PLN. Anggawira mengatakan, para komisaris memiliki sejumlah tugas.

Pertama adalah memperkuat ketahanan pasokan energi primer nasional. "Langkah ini dilakukan melalui memastikan keandalan pasokan batu bara, gas pipa, LNG, dan energi primer lainnya untuk seluruh pembangkit PLN Group, dengan skema kontrak jangka panjang, diversifikasi pemasok, dan pemetaan risiko logistik,” ulasnya.

Selanjutnya, kata dia, membangun buffer stock strategis, terutama untuk LNG dan batu bara, guna mengantisipasi disrupsi geopolitik atau bencana alam. Tugas kedua, mengoptimalkan portofolio energi primer dengan melakukan rebalancing bauran energi primer untuk menekan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik dengan tetap memperhatikan kebijakan transisi energi nasional, serta mendorong pemanfaatan energi primer domestik, termasuk batu bara dalam negeri, gas nasional dan potensi biomassa lokal.

"Ketiga, adalah efisiensi rantai pasok dan tata kelola niaga,” imbuhnya. Untuk menjalankan tugas ketiga ini, upaya yang bisa didorong adalah dengan meningkatkan efisiensi logistik dan tata kelola niaga energi primer, termasuk sistem digitalisasi pengadaan, transparansi harga, dan integrasi pengangkutan darat-laut.

Lebih lanjut, evaluasi dan mengembangkan skema aggregator pricing dan blended fuel untuk optimalisasi biaya bahan bakar. Keempat adalah upaya mempercepat pengembangan infrastruktur gas dan LNG, dengan mengakselerasi pengembangan dan optimalisasi regasifikasi LNG, terminal LNG kecil, dan jaringan pipa gas, terutama di kawasan timur Indonesia.

Selain itu, komisaris juga bertugas untuk mendukung transisi energi secara bertahap. Ia juga menambahkan, PLN EPI diharapkan menyiapkan roadmap energi primer rendah emisi, termasuk penurunan emisi CO2 melalui co-firing, CCUS, hingga blending gas-hidrogen.

"Aktif dalam kajian dan pilot project teknologi energi primer hijau. Selanjutnya, transformasi digital dan tata kelola korporasi dengan mempercepat implementasi sistem end to end digital procurement dan supply chain management energi primer, memperkuat manajemen risiko, transparansi, dan good corporate governance dalam seluruh proses niaga energi primer,” jelas Anggawira.

"Terakhir, sinergi strategis dan kemandirian energi nasional. Ini dengan menjadikan PLN EPI sebagai pusat orkestrasi energi primer nasional, bersinergi dengan BUMN energi, industri pertambangan, dan pemda. Serta mendukung arah Presiden RI untuk mewujudkan swasembada energi nasional berbasis sumber daya domestik,” tuntasnya.

Berikut susunan terbaru Dewan Direksi dan Komisaris PT PLN Energi Primer Indonesia:

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Nikson Silalahi.

Komisaris: Anggawira

Komisaris: Julizar Idris

Komisaris: Taufik Hidayat

Komisaris Independen: Ridwan Dhani Wirianata.

Dewan Direksi:

Direktur Utama: Rakhmad Dewanto

Direktur Batu Bara: Ary Bastari

Direktur Gas dan BBM: Erma Melina Sarahwati

Direktur Biomassa: Hokkop Situngkir

Direktur Management Human Capital dan Administrate: Dedeng Hidayat

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Efin Febriantoro R.

(sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu