x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Anggota DPR Minta Kematian Diplomat Muda Diusut Tuntas dan Tak Sekadar Teknis

WARTALENTERA – Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan, meminta agar pengusutan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan, dilakukan secara terbuka, menyeluruh, dan profesional. Ia menekankan pentingnya proses hukum yang tidak berhenti pada tataran teknis belaka.

“Kami menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan, namun publik juga perlu jaminan bahwa proses ini tidak akan berhenti di tataran teknis belaka. Perlu kehati-hatian, tapi juga ketegasan,” ujar Nico Siahaan, sapaan akrabnya, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/7/2025).

Nico berharap penegak hukum mengedepankan prinsip keadilan substantif, bukan hanya mengikuti prosedur formal. Ia juga mendorong kerja sama lintas lembaga, seperti kepolisian, forensik, otoritas lokal, hingga Kemlu RI, agar dilakukan secara solid, transparan, dan akuntabel.

“Yang diperjuangkan bukan hanya keadilan bagi almarhum Arya Daru, tetapi juga rasa aman dan kepercayaan publik yang tidak boleh luntur. Negara harus hadir bukan hanya setelah kejadian, tapi juga membangun sistem yang mencegah kejadian serupa terulang," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa rasa aman adalah hak setiap warga, termasuk mereka yang mengabdi dalam sistem diplomasi negara. Ia menyoroti pentingnya penguatan sistem deteksi dini dan pengamanan di hunian urban, apalagi kasus Arya terjadi di hunian tertutup dengan akses terbatas.

“Kita tak bisa terus menunggu tragedi demi tragedi untuk memperbaiki sistem. Pola pengamanan dan pengawasan di ruang tinggal terutama yang dihuni oleh aparatur sipil dan pejabat publik perlu diperhatikan lebih," tambahnya.

Menurut Nico, negara wajib memastikan bahwa ruang hidup warga tidak menjadi ruang rawan, meski tidak semua harus diawasi ketat. Ia juga mengangkat dedikasi Arya dalam advokasi pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Komitmen Arya terhadap isu kemanusiaan ini dinilai sebagai bentuk nyata keberpihakan pada nilai-nilai keadilan.

"Almarhum bukan hanya diplomat. Ia adalah pejuang kemanusiaan. Di balik tugas formalnya, Arya sebagai diplomat muda membawa empati dan keberanian untuk membela mereka yang rentan,” ucap Nico.

Ia berharap dedikasi Arya menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya yang memiliki semangat membela kemanusiaan baik melalui jalur negara maupun lainnya. “Saya yakin banyak adik-adik kita, baik yang bekerja untuk negara maupun melalui saluran-saluran lainnya punya semangat sama pada misi-misi kemanusiaan. Hal-hal seperti ini yang perlu mendapat dukungan. Meski mungkin tidak banyak yang tahu, tapi apa yang mereka kerjakan sangat punya arti,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Nico menyampaikan duka mendalam atas kepergian Arya Daru. "Saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum salah satu diplomat kita, Arya Daru. Kepergiannya adalah kehilangan besar, tidak hanya bagi Kementerian Luar Negeri, tetapi juga bagi perjuangan Indonesia dalam isu kemanusiaan dan diplomasi global," tutupnya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto menyatakan bahwa penyelidikan kasus kematian Arya Daru ditargetkan selesai dalam waktu dekat. “Mungkin seminggu lagi selesai, nanti ada kesimpulan. Insya Allah, mudah-mudahan seminggu lagi selesai ya,” ujarnya di Jakarta.

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu