x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Ditembaki saat Melaut, Seorang Nelayan Tertembak di Leher

WARTALENTERA-Ditembaki saat melaut, seorang nelayan tertembak di leher. Kapal nelayan ditembaki saat melaut di Perairan Birik, Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (12/7/2025).

Akibatnya, seorang nelayan bernama Yogi Pratama (26), terkena tembakan di leher. Peristiwa itu terjadi di Perairan Birik, sekitar Sungai Sembilang, pukul 13.00 WIB. Usai kejadian itu, korban dibawa ke salah satu rumah sakit di Palembang untuk menjalani perawatan medis.

Peristiwa penembakan yang dialami korban terekam dalam video amatir dan beredar luas di media sosial.

Dari video yang beredar, dilihat Senin (14/7/2025), terlihat sebuah kapal besar melepaskan tembakan ke arah kapal nelayan Sungsang.

Terdengar suara kepanikan para nelayan saat tembakan dilepaskan.

Korban yang terkena tembakan langsung dilarikan ke darat dan dibawa ke rumah sakit.

Dari hasil pemeriksaan dokter bahwa peluru tersebut bukan peluru tajam, namun peluru tersebut mengenai tenggorokan korban. Kapten Kapal Pompong Merk Aksal Rusdianto menjelaskan, pada Sabtu sekitar pukul 09.00 WIB, kapal sedang menjaring ikan dengan menggunakan alat tangkap trawl bersama kapal lainnya yang juga milik Rusdianto.

Kemudian, sambungnya, kedua kapal ini sedang menjaring ikan menggunakan trawl di Perairan Labuhan Pering, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Lalu, sekitar pukul 13.00 WIB pada saat kedua kapal pompong sedang menjaring ikan di perairan Labuhan Pering Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, dari arah berlawanan datang kapal besar berlintasan dengan dua kapal pompong nelayan tersebut.

Kapal diduga kapal patroli tersebut terus mengejar dan para nelayan sempat mendengar suara tembakan berkali-kali. "Sekitar jarak 20 meter antara sekoci ada yang melakukan penembakan berkali-kali didekat kapal pompong, sehingga diduga mengenai leher bagian depan (di bawah jakun) salah satu ABK kapal pompong merk Aksal yakni Yogi," kata Rusdianto. Karena ada ABK yang tertembak, Rusdianto pun berteriak dan mengatakan bahwa ada yang tertembak.

Kemudian, sekoci tersebut pergi meninggalkan mereka dan kembali ke kapal. "Saya langsung membawa korban pulang menuju Sungsang, namun sambil mencari sinyal untuk menelepon orang agar bisa menjemput korban untuk mengetahui keadaan korban dan juga minta mencarikan speed," ujarnya.

Setiba di daratan langsung dibawa ke klinik terdekat. Kemudian dirujuk ke RS Ar Rasyid Palembang.

"Saat ini sudah dilakukan operasi dan keadaan Yoga mulai membaik," ujarnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banyuasin AKP Teguh Prasetyo membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar ada korban tertembak yang diduga ditembak dari KRI Angkatan Laut. Karena kapal tersebut pakai trawl yang dilarang," singkatnya.

Sementara itu, belum ada keterangan dari pihak berwenang terkait penembakan itu. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu