x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

JIS Resmi Jadi Markas Persija, Pramono Targetkan Juara Liga Super 2025

Editor :

WARTALENTERA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Jakarta International Stadium (JIS) kini resmi menjadi kandang tetap Persija Jakarta, menggantikan status mereka sebagai tim musafir seperti musim lalu.

“JIS ini sepenuhnya menjadi kandang Persija Jakarta,” ujar Pramono dalam sambutannya saat peluncuran skuad Macan Kemayoran untuk musim Super League 2025/2026, Sabtu (26/72025).

Kepastian ini membuat Persija tak lagi berpindah-pindah stadion seperti musim lalu, di mana mereka sempat menjamu lawan di Stadion Pakansari, Bogor dan Stadion Patriot Candrabagha, Bekasi.

Pada kesempatan tersebut, Persija juga memperkenalkan skuad anyar dan jersei terbaru untuk laga kandang dan tandang. Jersi kandang tetap menonjolkan warna merah dengan motif emas dan maroon, sedangkan jersei tandang mengusung dominasi putih dengan aksen emas dan hitam di lengan.

Pramono menyampaikan harapannya agar Persija mampu meraih gelar juara Liga Super 2025/2026 sebagai bentuk kebangkitan sepak bola Jakarta dan hadiah ulang tahun ke-500 Jakarta pada 2027.

“Saya ingin mendapatkan kado ketika ulang tahun 500 tahun Jakarta, Persija harus juara. Dan pada 2028, saat Persija genap 100 tahun, saya juga sungguh berharap Persija juara,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya dukungan dari Jakmania, sebagai pemain ke-12, agar Persija bisa meraih kemenangan demi kemenangan sepanjang musim. “Persija bakal juara kalau Jakmania mendukung sepenuhnya untuk kemenangan Persija,” kata Pramono penuh semangat.

Peluncuran jersei bukan hanya tentang desain baru, tapi menjadi simbol semangat baru dan kesiapan Persija bersaing di kompetisi. Pemprov DKI Jakarta juga menunjukkan dukungan profesional melalui kerja sama dengan empat BUMD, yakni Transjakarta, MRT Jakarta, Bank DKI, dan PAM Jaya, yang logonya akan terpampang di kostum tim.

“Hari ini saja sudah ada lima penandatanganan kerja sama dengan BUMD untuk mendukung operasional Persija,” imbuh Pramono.

Di bursa transfer musim ini, Persija aktif mendatangkan delapan pemain anyar, termasuk nama-nama besar seperti Jordi Amat dan Gustavo Franca, serta mempertahankan pemain kunci seperti Rizky Ridho dan Ryo Matsumura. Mereka akan dilatih oleh pelatih asal Brasil, Mauricio Souza.

Sebagai pemanasan, Persija menaklukkan Arema FC 3-0 dalam laga persahabatan pramusim di JIS. Gol dicetak oleh Eksel Runtukahu (2 gol) dan Gustavo Franca. Susunan pemain Persija dalam laga tersebut adalah Carlos Eduardo (PG); Rio Fahmi, Rizky Ridho, Jordi Amat, Nico Saputra; Van Basty Sousa, Fabio Calonego, Gustavo Franca; Witan Sulaeman, Arlyansah Abdulmanan, Eksel Runtukahu.

Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari Pemprov serta suporter, Pramono yakin Persija Jakarta bisa kembali mengangkat trofi juara, seperti terakhir kali mereka lakukan pada tahun 2018. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.