x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

BPBD Cianjur Usulkan Jembatan Darurat Usai Putus Dihantam Banjir

WARTALENTERA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan koordinasi intensif dengan dinas terkait untuk memperbaiki jembatan penghubung antardesa di Kecamatan Sindangbarang yang putus akibat banjir bandang. Langkah ini diambil agar warga yang terdampak tidak terus terisolasi.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Kusmanawijaya, menyebutkan bahwa banjir bandang yang menerjang dua desa di Sindangbarang tidak hanya merendam puluhan rumah, tetapi juga merusak total jembatan penghubung Desa Kertamukti dan Kertasari, sehingga menghambat aktivitas harian warga.

“Jembatan yang putus merupakan akses utama penghubung antardesa Kertamukti dan Kertasari, sehingga aktivitas warga terhambat untuk sementara. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUTR Cianjur, guna mencarikan solusi agar warga tidak terisolasi,” kata Asep di Cianjur, Selasa (29/7/2025).

Meski terdapat jalur alternatif, Asep menjelaskan bahwa jarak tempuh menjadi lebih jauh untuk menuju pusat kecamatan atau jalan provinsi dari dua desa tersebut. Hal ini menyulitkan warga, khususnya dalam akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Untuk itu, BPBD telah meminta warga secara swadaya membangun jembatan darurat agar aktivitas harian dan distribusi bantuan tetap bisa berjalan, sembari menunggu solusi dari Dinas PUTR Cianjur.

“Kami sudah meminta warga membuat jembatan darurat agar aktivitas tidak terhambat dan pendistribusian bantuan dapat sampai dengan cepat sambil menunggu penanganan dari dinas terkait,” ujar Asep.

Sementara itu, Camat Sindangbarang Ai Puput menambahkan, putusnya Jembatan Rancaorok di atas Sungai Cimapag telah menghambat aktivitas masyarakat dan menyebabkan sebagian warga terisolasi sementara.

“Harapan kami dibangun jembatan sementara agar warga tidak terisolasi dan tetap dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Jalur alternatif ada, tapi membuat warga harus memutar lebih jauh ketika hendak pergi atau pulang,” kata Ai Puput.

Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut merupakan akses vital dan terdekat yang biasa dilalui masyarakat untuk menjalankan kegiatan ekonomi, pendidikan, serta mengakses layanan kesehatan. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu