x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Pengadilan Inggris Segera Tentukan Sikap Terkait Surat Penangkapan Netanyahu

Editor :

WARTALENTERA - Protes keras Inggris terhadap genosida yang dilakukan Israel terus dilayangkan. Setelah penghentian ekspor senjata, kali ini Inggris mendorong agar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanan Yoav Gallant ditangkap.

Tercatat, surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Netanyahu serta mantan menteri pertahanan Israel Yoav Gallant atas kejahatan perang di Gaza sudah lama dikeluarkan. Namun, kedua otak pemusnahan massal penduduk Palestina itu tak kunjung ditangkap.

Pertanyaan terkait pelaksanaan surat perintah penangkapan internasional untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya itu akan ditentukan melalui proses di pengadilan, kata Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Senin (25/11/2024).

Sementara itu, Mantan Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel telah menanyakan tanggapan pemerintah soal surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Netanyahu serta mantan menteri pertahanan Israel Yoav Gallant atas kejahatan perang di Gaza.

"Pemerintah akan mematuhi kewajiban internasional kami," kata wakil menteri luar negeri untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Hamish Falconer, dalam tanggapannya. Disebutkan, ada proses hukum dan domestik di dalam pengadilan independen mereka yang menentukan apakah akan mendukung surat perintah penangkapan oleh ICC.

Dia juga mengatakan proses itu belum pernah diuji karena Inggris belum pernah dikunjungi oleh terdakwa ICC. Falconer menyebutkan bahwa parlemen menganggap supremasi hukum internasional sebagai "komitmen penting."

Mahkamah Pidana Internasional merupakan badan utama yang penting dalam menegakkan norma-norma ini dan isu-isu terkait yurisdiksi dan komplementaritas telah disidangkan oleh Kamar Pra Peradilan. Tiga hakim telah mengeluarkan temuan mereka, dan semua pihak harus menghormati.

Semua tindakan pemerintah saat ini akan dipandu oleh hukum internasional. ICC pekan lalu mengumumkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan Gallant atas kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang yang dilakukan setidaknya sejak 8 Oktober 2023 hingga setidaknya 20 Mei 2024 di Jalur Gaza.

Serangan genosida Israel di Gaza terus berlanjut sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, dan telah menewaskan lebih dari 44 ribu orang, yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Gempuran Israel telah menyebabkan hampir seluruh penduduk daerah kantong itu mengungsi. Blokade yang disengaja telah menyebabkan kelangkaan parah pada bahan makanan, air bersih dan obat-obatan hingga mendorong penduduk ke ambang kelaparan. (vit)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.