x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Dulu Dipangkas, Kini Status Bandara Internasional Kembali Diobral

Editor :

WARTALENTERA-Dulu dipangkas, kini status bandara internasional kembali diobral. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menyematkan status bandara internasional setelah sebelumnya memangkas jumlahnya secara drastis.

Saat ini, total 53 bandara di Indonesia memiliki rute internasional, bertambah 36 bandara dari sebelumnya yang hanya berjumlah 17. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan, kebijakan ini bertujuan untuk membuka peluang bagi maskapai nasional agar dapat bersaing dan berekspansi ke rute-rute luar negeri.

"Harapannya, kita juga membuka peluang bagi maskapai kita yang ada di Indonesia untuk bermain keluar," kata Dudy dalam acara media briefing di Jakarta, dikutip Jumat (15/8/2025). Selain itu, Menhub juga meyakini penambahan bandara internasional ini akan mampu mendorong peningkatan kedatangan turis asing ke Indonesia, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada sektor pariwisata dan ekonomi.

Ia menegaskan, kebijakan ini bukan ancaman bagi industri penerbangan domestik, melainkan justru menjadi ajang persaingan bisnis yang sehat. Masuknya maskapai-maskapai asing diharapkan dapat memberikan referensi layanan penerbangan baru bagi masyarakat.

"Soal maskapai asing menggerus pangsa pasar itu adalah ketika masing-masing dari pilihan penerbangan maskapai lokal menyikapi suasana atau situasi di mana mulai munculnya ada persaingan," tambahnya. Ia menambahkan, dengan dibukanya kembali rute internasional, maskapai asing dapat melengkapi layanan penerbangan nasional yang saat ini masih memiliki keterbatasan armada.

"Jadi harapannya, dengan adanya maskapai asing ini, bisa memberikan suasana yang baru di industri dan ini kan sebenarnya sudah ada sebelum COVID-19. Jadi bukan sesuatu yang baru, mestinya tidak perlu khawatir," jelasnya. Pencabutan status bandara internasional sebelumnya dilakukan untuk mengoptimalkan operasional dan meningkatkan efisiensi penerbangan.

Namun, dengan pertimbangan pemulihan ekonomi dan pariwisata, pemerintah kini mengambil langkah sebaliknya. Pemerintah berharap, dengan dibukanya kembali pintu masuk internasional yang lebih banyak, konektivitas Indonesia dengan dunia akan semakin kuat, sehingga membuka lebih banyak peluang bisnis dan investasi. (sic)

Berita Terbaru
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.