x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Sumur Minyak Rakyat Kerap Berujung Tragedi, Pemerintah Diminta Perketat Proses Eksplorasi

WARTALENTERA - Sumur minyak rakyat kembali menelan korban jiwa. Kali ini, terjadi di sumur minyak rakyat di Desa Gandu, Blora, yang mengalami kebakaran pada 17 Agustus 2025 sekitar pukul 11.30 WIB.

Tragedi itu menewaskan empat warga, salah satu korban adalah seorang bayi. Warga awalnya menggali sumur untuk memperoleh air bersih, namun tidak disangka sumur itu mengalirkan minyak mentah sehingga mendorong warga berbondong-bondong melakukan eksplorasi minyak di sumur tersebut secara ilegal.

Menurut pakar energi Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi, ada beberapa faktor yang mendorong rakyat melakukan eksplorasi sumur minyak secara ilegal.

“Pertama, sumur minyak ilegal biasanya terletak di sekitar sumur-sumur minyak legal. Pengusahaan sumur minyak legal tersebut tidak melibatkan rakyat sama sekali sehingga rakyat tidak merasakan manfaat eksplorasi sumur-sumur legal tersebut, kecuali pencemaran lingkungan,” tutur Fahmy dalam keterangan yang diterima Warta Lentera, Rabu (20/8/2025).

Faktor kedua, lanjutnya, eksplorasi sumur rakyat mengabaikan standar keselamatan sehingga berisiko tinggi terjadi kebakaran dan peledakan. Lalu factor ketiga, biaya eksplorasi bisanya ditalangi oleh cukong, yang dibayar dari hasil minyak yang diperoleh dari sumur minyak ilegal.

Fahmy menambahkan, sebelum dilakukan eksplorasi, kementerian ESDM dan/atau pemerintah daerah seharusnya memastikan bahwa eksplorasi sumur minyak rakyat sudah sesuai dengan standar keselamatan, seperti yang diatur dalam Permen 14/2025.

“Kalau tidak comply, otoritas pemerintah pusat dan/atau pemerintah daerah harus dengan tegas melarang eksplorasi tersebut. Jangan sampai setelah terjadi petaka, Pemerintah baru melakukan verifikasi dan pengawasan serta pelarangan eksplorasi. Pemerintah juga harus membina rakyat dengan menghimpun pengusahaan sumur rakyat secara legal dalam koperasi rakyat,” tuturnya menegaskan.

Selain sumur minyak rakyat ilegal, kata Fahmy, sesungguhnya lebih marak sumur pengusaha ilegal, yang merugikan negara dalam jumlah yang besar. Sudah saatnya bagi Pemerintah untuk membina pengusahaan sumur rakyat ilegal menjadi sumur rakyat legal.

“Namun, Pemerintah juga harus membinasakan sumur pengusaha ilegal karena sangat merugikan negara,” tandasnya. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu