WARTALENTERA - Jenazah WNI korban kecelakaan maut di Sarawak, Malaysia, mulai secara bertahap dipulangkan ke kampung halaman di Lombok, NTB. Konsulat Jenderal RI di Kuching, Malaysia, sejak Kamis (28/11/2024) memulangkan tiga jenazah WNI yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Sarawak.
Konsul Jenderal RI di Kuching Raden Sigit Witjaksono mengatakan, ketiga jenazah WNI asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu dipulangkan melalui jalur darat ke Pontianak, Kalimantan Barat, sebelum diterbangkan ke tempat asal mereka. Sebelumnya, KJRI memulangkan dua jenazah korban kecelakaan yang terjadi pada 21 November 2024 itu dan menewaskan delapan orang.
Ketiga jenazah yang dipulangkan pada Kamis adalah Sarapudin (49) dan Agus Muladi (4) asal Lombok Tengah, serta Rumintang (16) asal Lombok Timur. Kepala Bidang Badan Perlindungan Pelayanan dan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nusa Tenggara Barat Asyib Yulianto di Lombok Tengah menambahkan, mengatakan pemulangan jenazah PMI yang meninggal dunia tersebut dilakukan secara bertahap.
"Saat ini baru dua yang di pulangkan dari 7 korban yakni Suandi Putra Kedaro asal Lombok Tengah dan Ridwan asal Lombok Barat,” katanya, Kamis (28/11/2024). Ia mengatakan pemulangan secara bertahap ini dilakukan mengingat proses dokumen administrasi yang masih belum selesai dilakukan kepada para korban.
"Pemulangan secara bertahap ini karena memang kami menunggu proses dari pihak KJRI, mungkin tidak bisa langsung sebab ada hal-hal yang harus dipersiapkan seperti dokumen atau lainnya," imbuhnya.
Untuk biaya pemulangan, pihaknya memastikan semua ditanggung oleh pemerintah. Sementara itu, Penjabat Bupati Lotim M Juaini Taofik langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim untuk proses pemulangan ketiga jenazah korban yang merupakan warga Lotim dari Malaysia ke rumah duka.
"Laporan dari Kepala Disnakertrans bahwa semua biaya pemulangan akan ditanggung oleh kementerian,” ujar Juaini, Senin (25/11/2024) lalu. Semua pemulangan jenazah korban sepenuhnya akan ditanggung oleh negara hingga tiba ke kampung halamannya dan saat ini sedang dalam koordinasi."Biasanya kita terima dalam bentuk clean and clear data dan sebagainya, tapi alhamdulillah sudah terkomunikasikan dengan baik bahwa kepulangan akan dibiayai oleh negara,” paparnya lagi.
Ia juga berjanji akan memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lotim. “Insyaallah kami juga akan mengambil bagian, mungkin nanti lewat Baznas. Kita akan berikan santunan kepada keluarga,” janjinya.
Sebelumnya diberitakan, bahwa kecelakaan maut terjadi di KM 448 Jalan Betong-Meradong, Sarikei, Sarawak, yang melibatkan dua kendaraan roda empat pada Rabu sekitar pukul 14.50 waktu setempat. Delapan orang meninggal dalam peristiwa itu, tujuh di antaranya adalah WNI asal NTB.
Diduga, sopir kendaraan yang ditumpangi ketujuh WNI itu berusaha menghindari pemeriksaan polisi karena para penumpangnya tidak memiliki dokumen resmi. (sic)
Editor : Sicillia Tan
Berita TerbaruSenin, 08 Jun 2026 22:07 WIBShin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta
WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musimSenin, 08 Jun 2026 11:57 WIBRangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust
WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yangSenin, 08 Jun 2026 08:23 WIBProfesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang
WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melaluiMinggu, 07 Jun 2026 18:38 WIBHuntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak
WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIBHari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca
WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) TbkSabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!
WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu