x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Bicara dari Hati ke Hati, Perempuan dan Anak Jadi Prioritas Cece Dessy

Editor :

WARTALENTERA-Sebagai calon Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, punya sejumlah program kerja, salah satunya soal pendampingan dan advokasi terhadap perempuan dan anak. Sebagai wanita dan seorang ibu, Cece Dessy punya kepekaan tinggi terhadap sesama perempuan dan anak.

Apalagi, kasus kekerasan terhadap perempuan di Pangkalpinang jumlahnya cukup tinggi. Per Juli 2025 misalnya, tercatat ada 74 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pangkalpinang, dengan rincian, 26 kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), 29 kasus Kekerasan terhadap Anak (KTA), dan 19 kasus Kekerasan terhadap Perempuan (KTP).

Sebagai seorang ibu, Dessy menjanjikan perhatian lebih untuk perempuan dan anak. Program yang ditawarkan antara lain pendidikan gratis, seragam sekolah, kesehatan melalui BPJS Universal Health Coverage (UHC), serta bantuan hukum gratis bagi korban kekerasan. ”Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak harus ditonjolkan. Pangkalpinang harus ramah perempuan, ramah anak, dan memberi ruang yang aman bagi mereka,” ulasnya.

Menurutnya, berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak itu, sebagian besar dipicu masalah ekonomi. ”Makanya, selain advokasi, saya juga mau fokus untuk membenahi masalah ekonomi warga Pangkalpinang. Caranya, salah satunya dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya, jika saya dipercaya untuk mengemban amanah warga Pangkalpinang,” ungkap wanita kelahiran Pangkalpinang, 28 Desember 1981 itu.

Tingginya angka PHK, salah satunya, korban PHK di PT Timah, membuat angka pengangguran di Pangkalpinang semakin meningkat. Membuat makin banyak keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

”Selama saya bertemu dengan warga, keluhannya merata ya, terutama ibu-ibu, rata-rata mereka mengeluhkan masalah ekonomi, bagaimana supaya dapur mereka tetap ngebul, anak bisa sekolah, dan kesehatan terjamin. Itu prioritas saya,” tegasnya.

Tak hanya itu, penyuka nasi goreng dan bakso itu punya kepedulian terhadap UMKM. Menurutnya, UMKM harus diwadahi secara benar, supaya pelaku UMKM bisa merasakan manfaat ekonomi secara maksimal.

Caranya, dengan merangkul para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membuka usaha kuliner dan menyatukan mereka dalam sebuah pusat kuliner Pangkalpinang. ”Jadi membuka pusat kuliner, memudahkan warga mencari makanan sekaligus menambah penghasilan para PKL. Jadi semua hal itu harus dikerjakan dengan hati, sehingga memberi manfaat bagi semuanya,” bijaknya. (kom)

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Kata Pertama Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Ingin Jaga Keuangan Negara

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.